Tampilkan postingan dengan label Trending Topik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Trending Topik. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 Juni 2013

Ini alasan Mensos ada warga miskin tak dapat BLSM

Pemerintah memberikan Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) sebesar Rp 150 ribu per bulan selama empat bulan kepada masyarakat miskin sebagai kompensasi kenaikan harga BBM. Namun kenyataannya, masih ada warga miskin yang tak mendapatkan BLSM.


Lantas bagaimana tanggapan Menteri Sosial Salim Segaf Al-Jufri?

"Saya akui memang masih banyak belum menerima BLSM. Di Jakarta saya juga menyakini belum menerima semuanya," ujarnya saat memberikan keterangan pers di kantornya, Kamis (27/6).

Salim mengatakan, kendala yang dihadapi adalah karena belum banyak kantor pos yang buka. Apalagi di hari pertama pembagian yang jatuh pada hari Sabtu.

"Di Indonesia itu memiliki 3.800 kantor pos. Yang di hari Sabtu pas awal itu baru dibagikan baru 19 yang buka. Seninnya nambah jadi 22, dan kemarin meningkat jadi 175. Insya Allah 1 Juli buka semua," katanya.

Salim mengatakan untuk sementara kartu pengambilan BLSM yang sudah disebar ada 10 juta lembar dari 14 juta lembar. Salim memastikan penerima raskin pasti akan mendapatkan BLSM.

"Kita gunakan data 2011 dan saya pastikan kalau masyarakat yang menerima raskin Insya Allah dapat BLSM," janjinya.

Selain itu, bagi masyarakat yang memegang kartu BLSM namun sudah meninggal, dapat diwariskan oleh pihak keluarganya.

"Kan nanti tercantum data-datanya karena yang meninggal pasti terdaftar," tuturnya.

Senin, 24 Juni 2013

5 Hal yang dicurigai di balik kenaikan harga BBM subsidi

Pemerintah baru saja mengimplementasikan kebijakan yang tidak populer yaitu menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Harga premium dinaikkan menjadi Rp 6.500 per liter dan solar menjadi Rp 5.500 per liter dari sebelumnya Rp 4.500 per liter.


Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) menyayangkan kebijakan yang diambil pemerintah ini. Kenaikan BBM subsidi akan berdampak pada kenaikan harga lainnya seperti bunga bank, harga pangan, tarif angkutan dan lain sebagainya.

Direktur Investigasi dan Advokasi FITRA. Uchok Sky Khadafi mencurigai kebijakan ini bukan untuk menyelamatkan keuangan negara melainkan persiapan awal para partai politik untuk menyongsong tahun Pemilu 2014.

"Kenaikan BBM ini dicurigai sebagai bentuk untuk mencari duit cash menjelang pemilu. Duit cash itu hanya ada di Bank dan BBM," ucap Uchok ketika konferensi pers di Jakarta, Minggu (23/7).

Pernyataan Uchok bukan tanpa fakta karena FITRA mempunyai beberapa bukti kalau kebijakan menaikkan harga BBM subsidi ini patut dicurigai. Bukan hanya untuk pemilu, tapi kenaikan BBM juga dicurigai untuk menyembunyikan bobroknya kementerian di bawah komando Presiden Susilo Bambang Yudhoyono .

TAMORANEWS mencoba merangkum 5 hal yang dicurigai di balik kenaikan BBM subsidi yang dirangkum dari merdeka.com.

1. Piutang Rp 201,41 triliun

Kebijakan menaikkan harga BBM subsidi dinilai masih tidak perlu karena pemerintah mempunyai Piutang sebesar Rp 201,41 triliun terhitung dari piutang 2011 hingga 2012.

Dari data FITRA, jumlah piutang pajak per 2012 dan 2011 masing-masing mencapai Rp 93,5 triliun dan Rp 108 triliun.

Besarnya piutang Pajak terdiri dari Piutang Pajak pada Direktorat Jenderal Pajak (DJP) per 31 Desember 2012 dan 31 Desember 2011 masing-masing sebesar Rp70,7 triliun dan Rp 86,8 triliun. Pajak ini merupakan tagihan pajak yang tercantum dalam Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB), Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar Tambahan (SKPKBT), dan Surat Tagihan Pajak (STP) atau Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT)

Sementara itu, piutang pajak pada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) per 31 Desember 2012 dan 31 Desember 2011 masing-masing sebesar Rp 22,75 triliun dan Rp21,3 triliun. Ini merupakan tagihan pajak yang telah mempunyai surat ketetapan yang dapat dijadikan kas.

"Seharusnya harga BBM tidak perlu naik, karena bisa ditutupi dari piutang itu," ucap Uchok.

2. Boros anggaran

Kenaikan harga BBM bersubsidi yang diputuskan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dicurigai hanya untuk menutupi pemborosan yang dilakukan olek kementerian di bawahnya.

Menurut Uchok, setiap tahun menteri atau ketua lembaga minimal mendapat dana operasional Rp 1,2 miliar atau Rp 100 juta per bulan. Dana ini dinilai hanya sebuah pemborosan karena orang miskin hanya dapat BLSM Rp 150.000 selama empat bulan.

"Setiap bulan menteri bisa berfoya-foya dengan Rp 100 juta. Kalau untuk membeli BBM saja maka bisa membeli sebanyak 15.385 liter per bulan," ucap Uchok.

Menurut Ucok, seharusnya SBY terlebih dahulu membenahi sistem keuangan di kementerian dan lembaga. Setelah itu baru menaikkan harga BBM jika memang sangat diperlukan untuk menyehatkan anggaran.

Dia sangat menyayangkan kebijakan yang diambil oleh SBY yang dirasa cukup memberatkan rakyat miskin ini. SBY sebagai presiden seharusnya lebih memikirkan rakyat miskin daripada kementeriannya.

"Seharusnya yang digenjot adalah dana untuk orang miskin,dan menekan biaya operasional (kementerian)," tutupnya.

3. Belanja fiktif

Pemerintah mengatakan, kenaikan harga BBM subsidi dilakukan untuk menyelamatkan keuangan negara dari defisit karena beban subsidi. Subsidi energi disebut mencapai Rp 300 triliun dirasa memberatkan APBN 2013. Jika BBM tidak dinaikkan maka defisit anggaran akan melebihi 3 persen dan melanggar UU yang ada.

Namun Uchok berkata lain, defisit anggaran bukan terjadi karena beban subsidi energi yang besar, melainkan dari belanja fiktif kementerian serta pembelian kelebihan harga.?

"APBN dibebani oleh pemborosan anggaran dan banyak kerugian negara. Dan bukan disebabkan subsidi buat masyarakat," ucapnya.

Uchok juga merilis data FITRA yang menyebutkan deretan kementerian yang suka melakukan belanja fiktif. Kementerian yang menjuarai belanja fiktif dan modus kemahalan harga adalah Kementerian Perhubungan yang nilai kerugian negara yang mencapai Rp 212 miliar.

Kemudian disusul oleh Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah sebesar Rp 8,3 miliar dan yang menempati peringkat ketiga kementerian modus belanja adalah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebesar Rp 6 miliar.

4. Modus kelebihan bayar

Kenaikan harga BBM subsidi dinilai tidak patut dilakukan pemerintah. Menaikkan harga premium dan solar dicurigai hanya kedok untuk menutupi kinerja kementerian yang tidak becus namun meminta bayaran lebih.

Uchok mengatakan saat ini banyak Kementerian dan Lembaga yang menyebabkan kerugian negara dengan modus kelebihan bayar belanja modal. Uchok juga merilis dari data FITRA rangking kementerian yang menyebabkan kerugian dengan dengan modus kekurangan bayar, tidak sesuai spek, lebih bayar konsultan dan lebih bayar lainnya.

Untuk masalah modus kelebihan bayar Kementerian Perhubungan masih menjadi peringkat pertama dengan indikasi kerugian negara mencapai Rp 138,8 miliar. Kemudian disusul dengan Kementerian Dalam Negeri sebesar Rp 31,4 miliar. Seterusnya adalah kementerian Agama yang merugikan negara sebesar Rp 12,1 miliar.

Kenaikan BBM subsidi dianggap hanya sebagai menyembunyikan pemborosan-pemborosan yang dilakukan kementerian dibawah SBY.

5. Beli BBM dari calo

Kenaikan harga BBM subsidi dicurigai dilakukan bukan untuk menyelamatkan ekonomi Indonesia, melainkan hanya memberi keuntungan kepada mafia BBM. Saat ini pemerintah membeli BBM subsidi melalui calo yaitu anak usaha Pertamina, Petral.?

Pembelian BBM subsidi melalui Petral dinilai hanya pemborosan anggaran dan memperkaya mafia BBM tersebut. Menurut Uchok, kalau ingin menyelamatkan APBN pangkas dulu mafia BBM, bubarkan dulu Petralnya.

"Ini baru publik percaya kenaikan BBM itu demi menyehatkan APBN," jelasnya

Subsidi disebut tidak membebani APBN karena subsidi adalah prinsip atau bagian tugas negara untuk membantu rakyat miskin. Siapapun yang punya kebijakan untuk menghapus subsidi mereka adalah orang anti rakyat.

"Kalau hapus subsidi ini orang yang tidak punya rasa kemanusiaan," tutupnya.

Kamis, 20 Juni 2013

5 persiapan kenaikan BBM, dari rajin sms sampai bikin buku

Meski sampai hari ini terus diwarnai riuh rendah aksi partai politik maupun elemen masyarakat yang menentang, pemerintah sebetulnya sangat yakin kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi bakal terwujud.

Buktinya, sejak bulan lalu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sudah menyiapkan beberapa strategi untuk mensosialisasikan kebijakan tak populer itu agar lebih diterima masyarakat.

Melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 5 Tahun 2013 tentang Sosialisasi Kebijakan Penyesuaian Subsidi BBM yang ditandatangani pada 8 Mei lalu, SBY memerintahkan Wakil Presiden Boediono untuk memimpin tim dengan tugas khusus "merayu" masyarakat.

Salah satu poin utama dalam kampanye ini adalah memberi tahu bahwa bagi 15,5 juta warga miskin yang dianggap paling rentan, tersedia bantuan untuk meringankan beban mereka selama 4 bulan selepas kenaikan harga BBM, meliputi uang Rp 150.000 per KK, plus beras miskin dan beasiswa. Disebut Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM).

"Berikan penjelasan mengenai hal-hal yang dipandang perlu, dalam rangka kelancaran implementasi kebijakan penyesuaian subsidi BBM," bunyi diktum Pertama huruf c Inpres tersebut.

Dalam tim kampanye bentukan kepala negara itu, terdapat pula Menko Perekonomian Hatta Rajasa sebagai wakil ketua kampanye. Menkominfo Tifatul Sembiring ditunjuk sebagai sekretaris, sementara Dirut Pertamina Karen Agustiawan masuk jajaran anggota.

Jauh sebelum DPR menyetujui Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) 2013, tim ini telah bergerak cepat.

Terhitung sejak awal Juni, sudah banyak iklan-iklan yang menyerbu bermacam jenis media massa, bahkan ketika belum ada kejelasan pada tanggal berapa harga premium resmi menjadi Rp 6.500 dan solar Rp 5.500 per liter.

Kini, setelah palu pengesahan anggaran diketok, tim sosialisasi semakin giat meyakinkan rakyat bahwa kenaikan harga BBM perlu dan tidak akan merugikan.

Salah satu instansi yang paling getol berkampanye adalah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Kementerian lain bahkan diwajibkan membantu sosialisasi, meski bidangnya tak terkait langsung dengan perekonomian.

Hitung-hitungan kasar, minimal hingga berita ini diturunkan, pemerintah sudah menggelontorkan Rp 25 miliar untuk sosialisasi. Itupun baru anggaran dari Kementerian ESDM. Dana ini akan terus membengkak sampai kenaikan harga resmi diumumkan.

Lantas apa saja persiapan pemerintah dalam meyakinkan masyarakat agar lebih ikhlas menerima kenaikan harga premium dan solar subsidi?

1. Pasang iklan TV


Iklan televisi adalah salah satu cara utama pemerintah buat mensosialisasikan kenaikan harga BBM pada masyarakat. Intensitas tayangnya tinggi, dipasang pada jam utama (prime time) maupun di jam-jam biasa, seperti pagi hari.

Menteri Keuangan Chatib Basri mengakui pemasangan iklan di TV merupakan strategi utama supaya masyarakat luas bisa menerima kenaikan BBM. Isinya penjelasan mengapa subsidi harus dialihkan menjadi BLSM, melalui karikatur lucu, iklan layanan biasa, dan masih banyak lagi.

Chatib menyatakan iklan televisi sejak awal bulan ini akan terus menyerbu masyarakat sampai kenaikan harga BBM benar-benar terlaksana.

"Sudah liat di TV kan yang karikatur? nanti ada beberapa program lagi yang akan dilakuin. Itu dicoba prosesnya untuk dilakukan," ungkapnya pekan lalu di Istana Negara.

Pemerintah yakin media televisi sangat efektif mempengaruhi persepsi masyarakat. "Yang paling penting adalah pesannya sampai kepada masyarakat," tegas Chatib.

2. Rajin kirim sms


Kementerian Telekomunikasi dan Informatika dapat tugas mengirim sms broadcast soal kenaikan harga BBM dan pemberian BLSM. Hal ini diklaim efektif karena disebut jumlah gadget di Indonesia yang akan menerima SMS ini lebih banyak dari jumlah penduduk sendiri.

Juru bicara Kemkominfo, Gatot Dewa Broto, menjelaskan bahwa akan ada sekitar 240 juta SMS yang akan dikirimkan ke seluruh pengguna perangkat mobile di seluruh Indonesia. "Tiap nomor hanya akan menerima satu kali SMS," ujar Gatot.

Jika saja satu SMS dihargai tarif standar Rp 150-500 minimal, pemerintah harus menyiapkan dana sebesar Rp 36 miliar untuk mengirim pesan pendek ke seluruh pemilik ponsel di Indonesia.

Melalui sms broadcast itu pula, masyarakat diminta mengadu bila terjadi kelangkaan mendapat BBM atau terlambat menerima formulir Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM). Laporan masyarakat dapat dikirimkan melalui pesan pendek ke nomor 1708.

3. Bikin buku saku


Tim pimpinan Wakil Presiden Boediono tidak hanya mengandalkan media berbasis teknologi untuk sosialisasi kenaikan harga BBM. Media yang lebih tradisional, yaitu buku cetak, masih dilirik.

Tim sosialisasi kenaikan BBM ini menerbitkan buku sosialisasi BBM, dengan judul "Bersama-sama menyelamatkan uang rakyat".

Dalam buku saku tersebut, pemerintah membeberkan semua alasan kenapa harga BBM dinaikkan dan kompensasi-kompensasi kepada masyarakat miskin akibat adanya kenaikan BBM tersebut.

Buku tersebut terbagi dalam 3 kategori, semua berjudul sama.

Pertama, buku berwarna biru, isinya relatif rumit berisi alokasi anggaran dan lain-lain, karena targetnya diberikan kepada masyarakat yang memiliki pendidikan tinggi.

Buku kedua, diberikan untuk masyarakat yang memiliki pendidikan menengah, cara penyampaiannya melalui visual atau gambar, sehingga bisa lebih ringan dan dapat diterima banyak pihak.

Buku ketiga, sosialisasi lebih banyak melalui gambar, sehingga buku tersebut lebih besar, berbentuk komik untuk masyarakat berpendidikan rendah.

Belum jelas berapa juta eksemplar buku saku ini akan dicetak selama masa sosialisasi. Sasaran utama buku ini ke lembaga-lembaga, ruang publik, dan organisasi masyarakat.

4. Gandeng kementerian non-ekonomi


Selain Kemenkominfo, banyak kementerian teknis dan non-teknis yang sebetulnya tidak mengurus perekonomian "terseret" untuk mensosialisasikan kenaikan harga BBM. Sebab, hasil rapat tim Boediono semua kementerian diwajibkan mendukung program tersebut.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak rupanya juga diminta melakukan hal yang sama. Kementerian yang dipimpin Linda Gumelar itu diminta menyebar buku saku pemerintah kepada pelbagai organisasi perempuan di Tanah Air.

Linda beralasan, sosialisasi di kalangan ibu-ibu akan efektif. Semua kalangan masyarakat bisa saling menjelaskan mengapa BBM harus naik harga jualnya.

"Harapan kita dengan pemberdayaan perempuan dan laki-laki tidak bekerja sendiri, dari akademisi dan pejabat-pejabat struktural. Ini sangat penting," ungkap Linda.

Kementerian Agama yang dipimpin Suryadharma Ali juga sudah mulai bergerak mengampanyekan perlunya BBM naik. Beberapa iklan televisi dan acara bincang-bincang telah dilakoni pejabat Kemenag sejak kemarin.

5. Bikin spanduk di SPBU


Pertamina sebagai ujung tombak yang mengawal pelaksanaan kenaikan harga di lapangan turut kebagian tugas untuk sosialisasi. Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan menyatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Menteri BUMN Dahlan Iskan dan Menko Perekonomian Hatta Rajasa.

Karen mengungkapkan, sejumlah langkah sudah persiapan, termasuk pemasangan spanduk di sejumlah titik, terutama SPBU-SPBU. Sebelumnya, Pertamina juga sudah mensosialisasikan agar pengguna kendaraan pribadi beralih membeli Pertamax saja.

"Ya seperti yang sudah, spanduk-spanduk kami pasang, terus nanti ada TVC yang sudah kita muat di beberapa media, booklet seperti itu saja," kata Karen.

Wakil Menteri ESDM Susilo Siswoutomo menyatakan anggaran membikin spanduk tidak akan ditanggung Pertamina sendirian. "Anggarannya kita keroyakan rame-rame, ada biaya tambahan untuk bikin spanduk dan lain-lain," ungkapnya.

BBM naik diumumkan Jumat, berlaku mulai Sabtu 22 Juni

Menteri Perindustrian MS Hidayat memberikan bocoran mengenai waktu kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Menurutnya, pengumuman BBM subsidi akan naik pada hari Sabtu (22/6) dini hari mulai pukul 00.00 WIB. Namun dia tidak mengatakan siapa yang akan mengumumkan kenaikan harga ini.


"Masalah BBM kan siang ini sidang paripurna jam 2. Diumumkannya kemungkinan Jumat malam (besok). Langsung Sabtu itu (berlakunya)," ucap Hidayat ketika ditemui di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (20/6).

Menurutnya, saat ini tim sosialisasi kenaikan harga sedang melakukan finalisasi dan akan selesai pada hari ini. Kenaikan harga BBM subsidi akan mengerek harga premium menjadi Rp 6.500 per liter dan solar Rp 5.500 per liter.

"Ini saya memperkirakan ya. Saat ini finalisasi tim sosialisasi sudah selesai. Diumumkan pada Jumat atau Sabtu, Jumat malam itu diumumkan. Dan bantuan sudah bisa langsung ditransfer," tutupnya singkat.

Rabu, 19 Juni 2013

5 Bukti publik Malaysia makin mengagumi Jokowi

Pesona Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) tidak cuma menjalar di Tanah Air. Bahkan, sampai Malaysia, mantan Walikota Solo tersebut dielu-elukan.

Kolumnis tersohor Malaysia, Karim Raslan menuliskan dalam kolomnya di The Star Online, Selasa (18/6) kemarin, banyak orang yang menunggu dengan sabar untuk bisa berfoto dengan Jokowi dalam sebuah pentas musik promosi Jakarta yang berlangsung di Kauala Lumpur, Malaysia. "Puluhan orang lainnya juga menjepret Jokowi dengan kamera dan smartphone," tulis Karim.

Karim lantas bercerita, bagaimana dia menyimpan foto penting yang menggambarkan sebuah persahabatan antara Jokowi dan anak-anak tokoh politik utama di Malaysia. Foto itu diunggah Karim Raslan dalam akun twitternya menggambarkan Jokowi dengan tiga anggota dinasti politik penting di Malaysia.

"Ketiga teman saya yang merupakan anak dari para pemimpin senior Malaysia yaitu Datuk Seri Nazir Razak, Nurul Izzah Anwar, berdiri di samping Jokowi bersama seorang bankir Nazir. Foto ini diambil langsung oleh Datin Paduka Marina Mahathir," tulis Karim.

Cerita karim ini seakan menambah sederetan warga Malaysia yang menggemari Jokowi. Berikut 5 warga Malaysia yang mengagumi Jokowi, seperti yang berhasil kami himpun dari merdeka.com.

1. Datuk Syed Munshe Afdzaruddin Syed Hassan


Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Datuk Syed Munshe Afdzaruddin Syed Hassan bebrapa waktu lalu berkunjung ke Balaikota DKI Jakarta. Datuk Syed menilai, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) itu sebagai sosok yang penuh dengan gagasan atau ide.

"Pak Jokowi memiliki sejumlah karakter yang menarik, terutama sosoknya yang penuh dengan ide. Beliau memiliki banyak ide untuk mengembangkan hubungan antara masyarakat Jakarta dan Kuala Lumpur," katanya setelah melakukan pertemuan dengan Jokowi di Balai Kota, Jakarta Pusat.

Selain penuh dengan ide, Afdzaruddin juga menilai Jokowi sebagai pribadi yang ramah, pandai serta tegas. Dia mengaku senang dapat bertemu secara langsung dengan Gubernur DKI itu.

"Beliau itu orangnya ramah sekali, pandai dan juga tegas. Saya senang sekali dapat bertemu dan berbincang secara langsung. Beliau menyambut saya dengan baik," ujar Afdzaruddin.

Pertemuan tersebut, menurut Afdzaruddin, banyak membahas cara-cara untuk lebih mengembangkan hubungan antara kedua negara itu, terutama antarmasyarakat Jakarta dan Kuala Lumpur.

2. Menteri Industri dan Perdagangan Malaysia Datuk Seri Mustapa Mohamed


Datuk Seri Mustapa mengaku terang-terangan mengagumi gaya kerja Jokowi. Dia menulis dalam sebuah artikel yang dimuat di Straits Times tentang inspirasi seorang Jokowi. Artikelnya berjudul Jokowi's work ethic is an inspiration.

Datuk Seri Mustapa mengaku pernah berdiskusi dengan Jokowi di rumahnya di Kuala Lumpur. Saat itu Jokowi masih menjabat sebagai wali kota Solo. Diskusi itu ditemani dengan secangkir teh dan kerupuk.

Datuk Seri Mustapa mengaku banyak bertukar pendapat tentang pengalaman berpolitik dan birokrasi dengan Jokowi. Kehebatan Jokowi, menurut dia adalah mengaplikasikan pengalaman sebagai enterpreneur di bisnis mebel ke dalam perilaku saat menjabat sebagai wali kota Solo.

"Jokowi menekankan pentingnya masyarakat merasa diberdayakan, hanya dengan cara itu mereka akan mendukung inisiatif pemerintah daerah," tulisnya.

3. Syed Nadzri Syed Harun

Syed Nadzri Syed Harun, seorang kolumnis Malaysia, menulis tentang kondisi negeri jiran itu menjelang pemilu dikaitkan dengan sepak terjang Jokowi. Tulisan Syed Nadzri Syed Harus dilansir koran The Malay Mail, Selasa (19/2).

Tulisan Nadzri berjudul, Wanted badly: A Malaysian Jokowi. Dalam tulisannya Nadzri mengutip kisah Jokowi dalam majalah The Economist dan surat kabar The Wall Street Journal akhir Januari lalu. Dia mengatakan, Jokowi yang baru menjabat Gubernur Jakarta akhir Oktober tahun lalu lebih menekankan kerja nyata ketimbang sibuk dengan urusan politik.

"Jokowi bahkan mau masuk ke gorong-gorong dan mengunjungi daerah kumuh serta berbicara dengan rakyat miskin tentang akses kesehatan dan pendidikan," tulis Nadzri.

Jokowi, kata dia, juga langsung turun tangan menangani banjir besar yang merendam Jakarta bulan lalu. "Dia lebih menekankan aksi nyata untuk menangani banjir," demikian tulisan Nadzri, beberapa mengutip artikel The Economist dia.

Pada 8 Januari lalu Jokowi juga terpilih sebagai Wali Kota terbaik ketiga di dunia ketika dia menjabat sebagai wali kota Solo.

Nadzri menyoroti kondisi kemacetan parah yang selalu melanda Ibu Kota Kuala Lumpur, Johor Baru, dan Penang, hingga menyebabkan kualitas kehidupan menurun. Dia mengangkat kisah Jokowi yang akan mewujudkan pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) di Jakarta untuk mengatasi kemacetan.

Nadzri kembali menegaskan buruknya kondisi Malaysia saat ini yang banyak dipimpin oleh orang-orang yang lebih mementingkan urusan politik ketimbang aksi nyata.

"Kita butuh Jokowi di sini. Dan seperti pernah dia katakan, dia tak ingin jadi presiden. Dia hanya menjalankan pekerjaan mulia."

4. Haris Zuan

Haris Zuan adalah kolumnis yang pernah menulis di Malaysian Insider dengan tema tulisan Mencari lebih ramai Jokowi dan Ahok dalam politik. Haris Zuan menuliskan pendapatnya tentang perlunya memunculkan tokoh seperti Jokowi dan Ahok di Malaysia.

Dalam tulisan berbahasa melayum dia menulis, Malaysia semestinya memerlukan ruang untuk membolehkan pemain baru muncul.

"Jika ada yang mendakwa kita telah melakukan secukupnya untuk memupuk tokoh-tokoh baru; mengapa politik Malaysia hari ini masih menampilkan banyak tokoh daripada keturunan keluarga yang sama, baik kerajaan mahupun pembangkang (oposisi)? Tanpa ruang dan budaya yang demokratik, kita pasti sukar untuk menemukan Jokowi dan Ahok Malaysia," tulis Haris Zuan.

5. Trah pemimpin Malaysia foto bareng Jokowi


Fenomena Jokowi tak cuma terjadi di Indonesia. Di negeri Jiran, Malaysia, sosok Jokowi juga mulai dielu-elukan. Bahkan, putri Anwar Ibrahim, Nurul Izzah pun pamer foto dirinya dengan Jokowi. Dia berfoto dengan Jokowi dan adik PM Malaysia Najib Razak saat konser promosi Jakarta akhir pekan lalu.

Dalam akun twitter-nya, Nurul Izzah me-retweet postingan kolumnis Malaysia, Karim Raslan yang memposting foto Jokowi dengan tiga anggota dinasti politik penting di Malaysia.

Mereka adalah Datuk Seri Nazir Razak, putra mantan Perdana Menteri Tun Abdul Razak dan adik dari PM sekarang Najib Razak. Nazir Razak kini adalah bankir ternama dari CIMB Group. Sosok kedua yaitu Nurul Izzah Anwar, putri dari pemimpin oposisi Anwar Ibrahim yang juga anggota parlemen Malaysia. Tokoh ketiga adalah Marina Mahathir, putri sulung mantan Perdana Menteri Mahathir Muhammad.

Dalam postingannya di Twitter, Karim Raslan menyatakan bahwa foto tersebut benar-benar tanpa rekayasa dan berlangsung secara spontan.

Usai diretweet oleh Nurul Izzah, pemilik akun Twitter bernama Muhd Fadhil Salleh menyebut, foto tersebut bisa menjadi awal rekonsiliasi politik di Malaysia.

"@muhdfadhil313 RT @n_izzah @KarimRaslan @netraKL @Jokowi_do2 for the sake of national reconciliation :)," tulisnya beberapa saat yang lalu.

Selasa, 18 Juni 2013

Cara mahasiswa tahun 60-an demo Soekarno tolak kenaikan BBM

Demonstrasi menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) terjadi di beberapa kota di Indonesia, tak terkecuali di Jakarta. Mulai organisasi kemahasiswaan, buruh, hingga koalisi masyarakat sipil serentak menolak kebijakan pemerintah itu. Bahkan beberapa aksi demonstrasi mahasiswa berakhir ricuh, mereka bentrok dengan aparat.


Di Makassar misalnya, beberapa kali mahasiswa terlibat saling pukul dengan polisi. Di Jakarta, Mahasiswa UKI pun sama, mereka saling timpuk batu dengan aparat keamanan. Begitu juga di depan kompleks gedung DPR RI, demo buruh dan mahasiswa juga sempat ricuh.

Dulu, pada masa pemerintahan Presiden Soekarno, demonstrasi besar-besaran menolak kenaikan BBM yang berujung pada kenaikan harga bahan-bahan pokok makanan juga pernah dilakukan mahasiswa. Tuntutan mahasiswa ketika itu dirangkum menjadi Tritura (Tiga Tuntutan Rakyat).

Ceritanya, waktu itu pemerintah menggelar sidang paripurna Kabinet Dwikora pada 6 Oktober 1965. Presiden, memutuskan penyelesaian politik Gerakan 30 September 1965 akan ditangani langsung oleh presiden. Namun penyelesaian masalah tak kunjung selesai sehingga menimbulkan kecemasan.

Situasi bertambah parah karena memburuknya kondisi ekonomi yang mengakibatkan kesejahteraan masyarakat semakin merosot. Laju inflasi waktu itu mencapai 650 persen. Untuk mengatasi krisis, pada 13 Desember 1965 pemerintah mengumumkan kebijakan devaluasi nilai rupiah, yaitu Rp 1.000 uang lama menjadi Rp 1 uang baru.

Puncak kegerahan mahasiswa terjadi ketika pemerintah mengumumkan kenaikan harga BBM pada 3 Januari 1966. Serentak mahasiswa yang dimotori oleh Kesatuan Aksi Mahasiswa (KAMI), pemuda-pemuda KAPPI dan pelajar KAPI menentang kebijakan itu. Beberapa elemen masyarakat lain juga turut dalam aksi. Gabungan berbagai elemen itu disebut front pancasila.

Tiga tuntutan mereka adalah: bubarkan PKI, rombak kabinet, dan turunkan harga atau perbaikan ekonomi. Waktu itu mahasiswa dan masyarakat turun ke jalan-jalan. Di Jakarta, mahasiswa kumpul di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI). Soekarno, menuduh aksi para mahasiswa ditunggangi Amerika melalui CIA.

Pada 21 Februari 1966, Soekarno merombak kabinet yang dinamakan Kabinet Dwikora. Susunan kabinet itu rupanya mengecewakan beberapa orang karena Soekarno justru menyingkirkan orang-orang yang getol meminta pembubaran PKI.

Puncak aksi mahasiswa kala itu adalah turun ke jalan-jalan. Pada hari pelantikan Kabinet Dwikora, 24 Februari 1966, para mahasiswa serentak menggelar demonstrasi. Mereka serentak mengempeskan ban-ban mobil di jalan-jalan di seluruh Jakarta. Akibatnya lalu lintas macet total.

Selanjutnya mereka menyerbu kompleks Istana Presiden. Di sana mereka bentrok dengan aparat keamanan. Satu mahasiswa UI tewas, Arif Rahman Hakim. Demonstrasi terus menjalar ke beberapa lokasi. Kantor Departemen Luar Negeri diserbu pelajar dan mahasiswa pada 8 Maret 1966. Berikutnya kantor berita China Hsia Hua juga dibakar.

Itulah cara mahasiswa Indonesia mendemo Soekarno menolak kenaikan BBM. Tak jauh berbeda dengan yang terjadi sekarang.

Diolah dari berbagai sumber

Siapapun presidennya, harga BBM pasti naik

Sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akhirnya secara mutlak menerima postur Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) 2013 untuk disahkan menjadi UU APBN-P 2013. Sebanyak 338 anggota DPR menerima postur RAPBN-P 2013. Hanya 108 anggota dewan yang menolak.


Drama pengesahan APBN-P 2013 berlangsung cukup dramatis. Sidang paripurna yang dimulai pukul 10.00 WIB, diwarnai hujan interupsi hingga terpaksa diskors untuk lobi fraksi. Hingga akhirnya sekitar pukul 22.30 WIB, pimpinan sidang yaitu Ketua DPR Marzuki Alie mengetok palu mengesahkan UU APBN-P 2013.

Di luar gedung DPR dan di berbagai daerah di seluruh Indonesia, gelombang demonstrasi terjadi bersamaan dengan sidang paripurna. Sebab, dalam sidang paripurna pengesahan APBN-P 2013 juga memperlihatkan sikap DPR atas rencana pemerintah menaikkan harga BBM. Hasilnya jelas, APBN-P 2013 diterima dan disahkan sebagai UU, harga BBM dipastikan naik.

Kenaikan harga BBM bukan kebijakan baru bagi rakyat Indonesia. Rata-rata, setiap presiden pernah mengambil keputusan menaikkan harga BBM. Dari enam orang presiden, hanya Habibie yang tidak pernah menaikkan harga BBM. Wajar saja mengingat masa kepemimpinan Habibie hanya seumur jagung yakni hanya 18 bulan duduk menjadi orang nomor satu di negeri ini.

Meski tak ada angka pasti berapa kenaikan dan kapan kenaikan pada zaman kepemimpinan Presiden Soekarno, dokumen pada Biro Perancang Negara tahun 1965 menyebutkan jika kenaikan BBM di massa itu untuk membantu pemerintah dalam membangun sektor pendidikan, kesehatan, dan perumahan.

Pada masa pemerintahan Presiden Soeharto, harga BBM mengalami beberapa kali kenaikan. Pada 1991, Soeharto menaikkan harga BBM dari semula Rp 150 menjadi Rp 550 per liter. Dua tahun kemudian, pada 1993, Soeharto kembali menaikkan harga BBM dari menjadi Rp 700 per liter. Hingga akhirnya saat krisis ekonomi menghantam Indonesia, harga BBM naik menjadi Rp 1.200 per liter pada 5 Mei 1998.

Setelah rezim Soeharto runtuh dan digantikan Habibie, tidak ada sejarah kenaikan BBM. Hal ini cukup wajar mengingat masa kepemimpinan Habibie yang hanya seumur jagung. Habibie hanya 18 bulan menjadi presiden atau terhitung sejak 21 Mei 1998 hingga 20 Oktober 1999. Selama masa kepemimpinannya, Habibie justru menurunkan harga BBM dari Rp 1.200 menjadi Rp 1.000 per liter.

Di awal-awal masa kepemimpinannya, Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur menurunkan harga BBM menjadi Rp 600 per liter pada April 2000. Namun tidak berselang lama tepatnya Oktober 2000, harga BBM kembali naik menjadi Rp 1.150 per liter. Pada Juni 2011, Gus Dur kembali menaikkan harga BBM menjadi Rp 1.450 per liter.

Presiden Megawati Soekarnoputri juga pernah menerapkan kebijakan yang sama. Pada Maret 2002, Megawati menaikkan harga BBM dari Rp 1.450 menjadi menjadi Rp 1.550 per liter. Mega kembali menaikkan harga BBM menjadi Rp 1.810 per liter pada awal Januari 2003.

Selama dua periode kepemimpinan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tiga kali menaikkan harga BBM dan tiga kali pula menurunkan harga BBM. SBY menaikkan harga BBM menjadi Rp 2.400 per liter pada Maret 2005. Harga BBM kembali naik menjadi Rp 4.500 per liter pada Oktober 2005. SBY kembali menaikkan harga BBM menjadi Rp 6.000 per liter pada 23 Mei 2008.

Di penghujung 2008 atau menjelang Pemilu 2009, SBY menurunkan harga BBM menjadi Rp 5.500 per liter. Harga BBM turun lagi menjadi Rp 5.000 per liter pada 15 Desember 2008. SBY kembali menurunkan harga BBM menjadi Rp 4.500 per liter pada 15 Januari 2009.

Di penghujung kekuasaannya kali ini, pemerintahan SBY kembali akan menaikkan harga BBM. SBY sudah beberapa kali menjelaskan alasannya mengambil kebijakan yang tidak populis ini. Salah satunya karena tidak ingin membebani presiden periode berikutnya.

Kenaikan harga BBM untungkan pengusaha angkutan umum

Rencana pemerintah untuk menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) tentunya berdampak bagi sektor industri di mana pun. Namun, nyatanya tidak semua industri mengalami kerugian pasca kenaikan BBM.


Perusahaan transportasi PT Eka Sari Lorena Transport Tbk menilai kenaikan BBM ini malah memberikan dampak positif bagi perusahaan. Pasalnya, pasca kenaikan harga BBM, masyarakat diprediksi akan beralih ke angkutan umum.

"Ini bagi kami tidak berat karena solar kan naiknya hanya naik Rp 1.000," ujar Senior Advisor, Dwi Rianta Soebakti saat konferensi pers Lorena di UOB Plaza Thamrin, Jakarta, Selasa (18/6).

Sejalan dengan kenaikan BBM ini tentunya perseroan mulai akan menaikkan harga tarif angkutan darat ini. Namun, Dwi meyakinkan walaupun ada kenaikan tidak terlalu signifikan dan tidak memberatkan bagi masyarakat karena bertahap.

"Nanti Juli akan kami lakukan kenaikan tarif tapi ini masih tergantung efek yang diberikan pasca kenaikan BBM ini," ucapnya.

Perseroan juga mengeluhkan kondisi infrastruktur yang ada di Indonesia yang tak kunjung membaik. "Kami sebagai pengguna angkutan darat, kendalanya terdapat di infrastruktur di daerah," papar dia.

Calon emiten transportasi ini juga pada hari ini menunda untuk melakukan penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) yang dijadwalkan akan mengumumkan harga penawaran saham perdananya.

"Penundaan ini lantaran belum mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK)," tambah Direktur Utama Valbury Asia Securities Johanes Soetikno.

Menurutnya, secara keseluruhan perseroan sudah siap namun perseroan tetap mengikuti aturan yang berlaku. Diharapkan perseroan dapat melakukan IPO esok hari.

"Apabila hal-hal yang harus dijelaskan kepada OJK sangat memungkinkan. Telat 1-2 hari tidak ada masalah. Belum lagi antrian listing banyak sekali dan dua minggu terakhir ramai sekali OJK, para underwrite juga mengantri," jelas dia.

Dengan begitu, secara tidak langsung masa penawaran perseroan juga akan diperpendek satu hari.

Seperti diketahui, PT Eka Sari Lorena Transport merencanakan menggelar penawaran umum saham perdana alias IPO pada semester I 2013. Rencananya, nilai penawaran perdana saham yang ditargetkan sekitar Rp 300-500 miliar.

Rencananya perusahaan tersebut akan melepas sedikitnya 42,8 persen saham yang dimiliki ke publik. Dan nantinya setelah IPO dananya akan dilakukan 100 persen untuk peremajaan dengan pembelian armada-armada baru dan juga menghadirkan trayek baru.

Adapun perseroan telah menunjuk Valbury Asia bertindak sebagai penjamin emisi dalam aksi korporasi ini.

5 Capres ini dukung kenaikan BBM

Rencana Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak hanya mendapat dukungan dari beberapa partai politik di DPR. Beberapa tokoh yang disebut-sebut akan maju sebagai calon presiden juga mendukung rencana pemerintah tersebut.

Para capres ini punya alasan masing-masing mendukung rencana pemerintah. Salah satunya adalah karena demi menyelamatkan keuangan negara.

Padahal, mayoritas masyarakat menolak kenaikan BMM. Hal itu terbukti dengan adanya aksi unjuk rasa di berbagai wilayah Indonesia. Mereka dengan lantang menolak kenaikan BBM karena bisa membebani masyarakat.

Mengapa para capres ini justru sepakat BBM naik di tengah penolakan luas dari masyarakat? Berikut capres-capres yang mendukung BBM naik:

1. Prabowo Subianto


Meski Partai Gerindra menolak, secara pribadi Prabowo mendukung langkah pemerintah menaikkan BBM. Rencananya, pemerintah menaikkan BBM pekan ini.

Prabowo punya alasan mengapa ia ikut mendukung rencana pemerintah. "Saya kira BBM bagaimana pun terpaksa dinaikkan. Beban sudah terlalu berat bagi ekonomi nasional," kata Prabowo saat menghadiri seminar nasional memperingati hari kebangkitan nasional di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (30/5) lalu.

Prabowo mendukung asalkan ada perlindungan bagi masyarakat tidak mampu. "Yang penting bagaimana rakyat yang paling miskin terlindungi," lanjutnya.

Soal rencana pemerintah memberikan Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM), kata Prabowo, pihaknya mendukung asal tidak ada kebocoran dana. "BLSM kita dukung asal jangan ada kebocoran. Kami dapat informasi beras untuk rakyat miskin tidak sampai. Gerinda mendukung, gimana supaya tidak bocor," ujarnya.

2. Aburizal Bakrie


Capres dari Partai Golkar ini sepakat dengan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Ical juga berpandangan sama dengan Prabowo.

"Saya katakan harus ada kompensasi jangka pendek," kata Ical usai bertemu dengan Presiden SBY di Kantor Presiden, Rabu (7/5) lalu.

Menurut Ical, subsidi kepada rakyat tak mampu bisa berupa Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM), dan beras untuk orang miskin. Ia mengaku tidak menolak jika pemerintah menggelontorkan anggaran untuk kompensasi kenaikan BBM.

"Harus ada BLSM yaitu kompensasi yang sangat pendek untuk menahan gejolak kenaikan harga yang akan dirasakan rakyat miskin," katanya.

3. Hatta Rajasa


Besan Presiden SBY ini paling getol menyuarakan kenaikan BBM. Menteri Koordinator Perekonomian ini juga punya alasan tersendiri.

Menurut capres yang akan diusung oleh Partai Amanat Nasional (PAN) ini, kenaikan BBM merupakan langkah yang paling mudah dalam mengurangi beban subsidi BBM yang diperkirakan mencapai Rp 300 triliun tahun ini.

Hatta mengatakan saat ini subsidi BBM tidak tepat sasaran. Pasalnya, hampir 70 persen subsidi dinikmati oleh kalangan orang mampu yang dapat membeli BBM dengan harga keekonomian. "Ini cara yang paling mudah, meski tidak gampang," ujar dia di Malang, senin (6/5).

Hatta menambahkan program pembangunan infrastruktur pedesaan, serta program memajukan sektor pendidikan terutama memberikan beasiswa kepada masyarakat merupakan program yang sangat penting untuk meningkatkan daya saing. "Kalau ada langkah penghematan BBM, maka kita utamakan program-program tersebut. Setelah itu dibarengi dengan peningkatan infrastruktur pedesaan, memajukan sektor pendidikan serta tidak lupa memberikan beasiswa masyarakat," ujarnya.

4. Jusuf Kalla


Meski belum ada partai yang mengusung, JK juga disebut-sebut berpeluang menjadi capres pada Pemilu 2014 nanti. Sama dengan capres-capres lainnya, JK juga sepakat dengan rencana pemerintah.

"Ini sudah telat dua tahun harusnya sudah dari dulu-dulu kebijakan untuk menaikkan BBM bersubsidi. Mungkin pemerintah masih takut melihat dampak-dampaknya," ujar Kalla di Hotel Darmawangsa, Jakarta, Sabtu (1/6) lalu.

Kalla mengatakan, seandainya pemerintah mengurangi subsidi BBM sejak dua tahun lalu, tentu pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak akan terlibas oleh Filipina. "Kita bisa saja melebihi Filipina. Kalau zaman dulu subsidi kita tidak sebesar ini, ekonomi kita pasti akan jauh lebih baik dari mereka," tegas Kalla.

Kalla menyebut pemerintah pernah mengurangi subsidi BBM yang mengakibatkan harga BBM melonjak hingga 120 persen. "Sebenarnya mau dinaikkan 120 persen juga gak papa. Dulu kita pernah naikkan segitu, memang inflasi naik sedikit, tapi inflasi itu hanya enam bulan, kemiskinan naiknya tidak banyak, kemiskinan hanya naik 1 persen pada saat kita naikkan 120 persen malah," imbuh Jusuf Kalla.

5. Gita Wirjawan


Gita yang akan maju sebagai capres dari Partai Demokrat ini juga sepakat dengan rencana SBY. "Semakin cepat harga BBM bisa dinaikkan, semakin kita bisa mengatur neraca perdagangan," kata Gita yang juga menjabat sebagai Menteri Perdagangan ini beberapa waktu lalu.

Menurutnya, pemerintah tetap akan memberikan solusi terbaik agar rakyat tidak menjadi terbebani dengan kebijakan kenaikan harga BBM. Kenaikan BBM tentunya akan mendorong kenaikan harga komoditas atau inflasi.

"Ini juga maksudnya agar jangan sampai membuahkan tren inflasi yang tidak terkendali," ungkapnya.

Senin, 17 Juni 2013

Mahasiswa UKI blokir jalan dan bakar ban, Cawang macet total

Sejumlah mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI) yang terletak di bilangan Cawang, Jakarta Selatan menggelar aksi demonstrasi menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Aksi ini digelar dengan membakar ban di tengan Jalan Letjen Sutoyo dan menyebabkan sejumlah kendaraan tidak dapat melintas.


Menurut Pantauan, Senin (17/6), aksi bakar ban dilakukan sekitar pukul 20.00 WIB tepat di tengah jalan. Akibatnya, kendaraan yang melintas dari arah Cawang menuju Pulo Gadung tidak melewati jalan itu.

Atas kondisi yang terjadi, petugas kepolisian kemudian mencoba membubarkan para mahasiswa dengan menembakkan gas air mata. Hal itu menyebabkan aksi yang digelar para mahasiswa segera terhenti.

Saat ini, kondisi jalan telah dapat dilalui. Bekas aksi bakar ban pun telah dibersihkan.

Menkeu : BBM tidak naik, anggaran subsidi bisa tembus Rp 297 T

Menteri Keuangan Chatib Basri menyebutkan, jika bahan bakar minyak (BBM) tidak dinaikkan, beban subsidi BBM dalam APBN Perubahan 2013 bisa menembus Rp 297 triliun. Sedangkan jika dinaikkan, subsidi BBM dalam APBN Perubahan 2013 hanya sebesar Rp 199 triliun.


"Kalau tidak dinaikkan jadi Rp 297 triliun subsidinya. Jadi kalau kita menaikkan ini, itu kita membuat subsidinya naik dari Rp 193 ke Rp 199 triliun, hanya Rp 6 triliun. Kalau pemerintah tidak menaikkan itu akan naik dari Rp 193 triliun ke Rp 297 triliun," ujar dia yang ditemui dalam Sidang Paripurna di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (17/6).

Menurut Chatib, apabila tidak ada kenaikan harga BBM subsidi maka akan terus terjadinya penyelundupan BBM. Selain itu, konsumsinya juga bakal terus naik drastis, sehingga defisit anggaran bisa mencapai 3,8 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

"Angka subsidinya bisa Rp 297 triliun dan defisit anggarannya bisa mencapai 3,8 persen. Itu melanggar UU," tegasnya.

Jumat, 14 Juni 2013

Gempa susulan 5,5 SR kembali guncang Tasikmalaya

Setelah gempa 6,5 Skala Richter (SR) terjadi pada pukul 23.47 WIB, gempa susulan dengan kekuatan 5,5 SR kembali mengguncang Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Gempa terjadi pada pukul 00.24, Jumat (14/6).


Gempa kedua ini terjadi di lokasi 8.77 LS,107.72 BT dengan kedalaman 218 km. Gempa terjadi di 145 km Barat Daya Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Sementara gempa sebelumnya dengan kekuatan 6,5 SR, tidak hanya dirasakan oleh warga Tasikmalaya. Getaran gempa juga dirasakan di Jakarta, Yogyakarta, Bandung, Pangandaran dan Cilacap, Jawa Tengah.

Dua kali gempa di Tasikmalaya, nihil korban jiwa

Gempa sebanyak dua kali, malam tadi yang mengguncang Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat tidak menyebabkan korban jiwa. Begitu juga dengan kerugian material.


Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan, pihaknya telah memerintahkan kepolisian setempat beserta Bhabinkamtibmas di wilayah Tasikmalaya Selatan untuk mencari informasi lebih mendalam.

"Belum ada temuan korban jiwa maupun kerusakan hingga saat ini," kata Martinus kepada wartawan, Jumat (14/6).

Menurut Martinus, Polresta Tasikmalaya saat ini masih melakukan koordinasi dengan pemerintahan setempat untuk mengantisipasi adanya bencana gempa susulan.

Anggota kepolisian di lapangan juga masih terus melakukan sosialisasi di daerah rawan bencana untuk meningkatkan kesiapan cara menghadapi gempa bumi. "Jadi koordinasi dengan Pemkot dan Tagana terus dilakukan, kita juga masih akan pantau terus," jelas Martinus.

Gempa 6,5 Skala Richter (SR) terjadi pada pukul 23.47 WIB Kamis (13/6). Gempa susulan dengan kekuatan 5,5 SR kembali mengguncang sekitar 00.24, Jumat (14/6).

Gempa tidak hanya dirasakan oleh warga Tasikmalaya. Getaran gempa juga dirasakan di Jakarta, Yogyakarta, Bandung, Pangandaran dan Cilacap, Jawa Tengah.

5 Cara PNS akali perjalanan dinas

Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait banyaknya pelanggaran penggunaan anggaran perjalanan dinas oleh pegawai negeri sipil (PNS) tampaknya bukan lagi rahasia umum bagi para petinggi negara ini. Mereka tidak merasa terkejut dengan kasus tersebut.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Azwar Abubakar mengaku tidak terkejut dengan hasil audit tersebut. Bahkan anggaran yang ditilep masih disebut sangat kecil dibandingkan alokasi yang diberikan pada para PNS tersebut.

Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) mengakui jika penyelewengan sudah menjadi kebiasaan dan warisan sejak zaman dulu.

"Penyelewengan uang jalan itu tidak mengejutkan karena sudah menjadi suatu yang mendasar, kebiasaan dari zaman dulu itu berlanjut," kata Ketua UKP4, Kuntoro Mangkusubroto.

Hasil pemeriksaan Laporan Keuangan Pemeriksaan Pusat (LKPP) tahun 2012, terdapat penyimpangan dalam penggunaan belanja perjalanan dinas sebesar Rp 30,4 miliar pada 36 Kementerian atau Lembaga (K/L).

3 K/L yang melakukan penyimpangan perjalanan dinas paling tinggi dan besar tersebut menurut BPK yakni:

1. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan penyimpangan perjalanan dinas sebesar Rp 5,9 miliar

2. Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi dengan penyimpangan perjalanan dinas sebesar Rp 4,5 miliar

3. Kementerian Keuangan dengan penyimpangan perjalanan dinas sebesar Rp 3,5 miliar.

Instruksi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), pada medio Mei tahun lalu, saat menerima hasil audit 2011, untuk menertibkan perjalanan dinas tampaknya tidak digubris.

Justru pemerintah menganggarkan peningkatan dana perjalanan dinas dari waktu ke waktu. Di tahun 2011 Rp 20,9 triliun dianggarkan untuk biaya perjalanan dinas PNS. Jumlah ini meningkat Rp 1,3 triliun atau 6,7 persen dibandingkan 2010 yang sebesar Rp 19,6 triliun.

Di 2013 pemerintah mengalokasikan biaya perjalanan dinas PNS sebesar Rp 21 triliun. Angka tersebut menunjukkan peningkatan sebesar Rp 3 triliun dibandingkan tahun 2012 yang sebesar Rp 18 triliun.

Berikut kami mencoba merangkum bagaimana modus PNS menilep anggaran perjalanan dinasnya yang dilansir dari merdeka.com.

1. Pencairan perjalanan dinas ganda


BPK menyatakan modus perjalanan dinas ganda ialah seorang PNS menjalani dua agenda di dua tempat dalam waktu bersamaan. Modus ini merugikan uang negara yang cukup signifikan.

"Misalnya, tanggal sekian dia dinas luar kota tapi juga rapat di Jakarta," ungkap Ketua BPK Hadi Poernomo.

2. Pelaksanaan perjalanan dinas yang tidak sesuai bukti pertanggungjawaban


BPK menemukan banyak PNS yang tidak melaporkan tanda bukti biaya perjalanannya. Ini kerap terjadi karena metode pembiayaan masih menggunakan lump sum.

Lump sum ialah pembayaran biaya perjalanan dinas di muka. Inilah kelemahan perjalanan dinas dan mencoba diperbaiki dengan metode at cost. Metode at cost mengharuskan seorang PNS menyertakan tanda bukti pemakaian dana dalam proses penggantian.

3. Pembayaran belanja perjalanan dinas atas kegiatan yang tidak dapat dilaksanakan kegiatannya


BPK menemukan masih banyak perjalanan dinas yang tetap dibayarkan meski agenda dinas telah dibatalkan. Praktik ini subur di kalangan PNS setelah banyak ditemukan kongkalikong dengan agen biro perjalanan.

Praktik ini banyak terjadi di lingkungan instansi pemerintah karena lemahnya pengawasan. "Di situ sudah lengkap sebenarnya, nothing's wrong menurut saya dengan peraturan. Pelaksanaannya ini yang suka ngawur tidak ada pengawasan," ujar Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan, Herry Purnomo.

4. Perjalanan dinas melebihi standar


BPK menyatakan banyak PNS yang meminta fasilitas yang melebihi batas seharusnya dalam sebuah perjalanan dinas. Ketua BPK Hadi Poernomo mencontohkan semisal dari sisi penginapan.

PNS kerap meminta fasilitas penginapan bintang empat padahal seharusnya dia mendapatkan hanya bintang tiga. Fasilitas bintang tiga dinilai sudah cukup nyaman.

5. Tiket perjalanan palsu


Ketua BPK Hadi Poernomo menyatakan praktik kongkalingkong antara PNS dan biro perjalanan dalam memberikan tiket perjalanan palsu, membuat penyimpangan anggaran perjalanan dinas semakin tinggi.

"Masih banyak agen-agen perjalanan yang menyediakan fasilitas ini (tiket palsu)," tutur Hadi.

Medio Mei tahun lalu, Presiden SBY meminta agar perjalanan dinas ditertibkan. SBY menegaskan, di masa mendatang tidak boleh ada lagi persoalan terkait pencairan perjalanan dinas.

"Saya ingin tahun depan ada perbaikan, jangan saya lihat koreksi yang sama atau bahkan tambah banyak bisa tidak nyenyak tidur kita," katanya.

Namun kenyataannya, BPK masih menemukan praktik penyelewengan perjalanan dinas saat ini.

5 kisah bayi ajaib selamat dari maut

Secara logika bayi mahluk tak berdaya, lemah, belum bisa apa-apa kecuali menangis. Cinta dan belas kasihan orang-orang di sekitarnya lah membuatnya tetap hidup dan tumbuh.

Namun satu hal terlupa yakni penjagaan Tuhan atas diri seorang hamba membuat para bayi ini lolos dari maut meski nalar manusia tidak mampu menjangkau bagaimana bisa tubuh mungil itu bertahan dari kematian nyaris merenggut nyawanya.

Dilansir dari situs oddee.com, ini dia kisah bayi-bayi lolos dari ancaman kematian. Berikut ulasannya.

1. Bayi lelaki terhimpit di pipa toilet


Dunia gempar saat peristiwa bayi lelaki merah di Provinsi Zhejiang, China ini terperosok dalam pipa toilet sebuah apartemen berdiameter 10,1 sentimeter. Dia tersangkut di tengah pipa, menangis, menjerit, hingga didengar penghuni lain. Dia sengaja dibuang lantaran orang tuanya tidak menginginkan dia.

Penghuni mendengar tangisannya bergegas menelepon polisi hingga pemadam kebakaran. Akhirnya dengan usaha hingga empat jam bayi itu berhasil dikeluarkan dari pipa, bahkan dinyatakan dalam keadaan sehat.

2. Bayi bertahan hidup setelah dikubur 24 jam


Pada 2006 kisah luar biasa menyentak masyarakat sejagat. Bayi lelaki merah asal Brasil tidak diinginkan kelahirannya dikubur hidup-hidup dekat sarang trenggiling selama 24 jam sebelum akhirnya ditemukan oleh polisi.

Saat ditemukan polisi kepala bayi sudah sedikit keluar dari tanah. Pelaku penguburan yakni ibu biologis sang bayi bernama Lucinda Ferreira Guimarres. Para tetangga Guimarres curiga sebab perut perempuan itu kempes dan di bajunya banyak darah namun bayinya tidak terlihat. Mereka segera lapor polisi dan akhirnya ditemukan.

Awalnya polisi mengira dia tewas, namun ternyata bayi itu menangis setelah tanah dan kotoran lain dibersihkan dari mulutnya.

3. Bayi merah terlempar dari toilet kereta


Toilet kereta di India mirip dengan ada di Indonesia. Setiap pembuangan langsung tercecer di tengah rel. Secara tidak sengaja seorang ibu melahirkan di jamban kereta menyebabkan bayi berkelamin perempuan itu terlempar dari kakus.

Perempuan bernama Rinku Debi Ray itu bepergian bersama suaminya dari rumah mereka ke Provinsi Bihar demi mempersiapkan jabang bayi bakal lahir diperkirakan beberapa hari kemudian. Di tengah perjalanan dengan kereta Ray mules dan ingin buang air besar. Saat mengejan di jamban secara cepat bayi dikandungannya ikut keluar dan langsung terlempar dari lubang kakus.

Ray histeris dan langsung berlari dari toilet lalu menarik rem mendadak. Kereta berhenti dia segera melompat dan mencari bayinya. Secara mengejutkan bayi itu masih hidup. Ray segera memeluk buah hatinya dan ibu anak itu langsung menuju rumah sakit terdekat.

4. Bayi masih hidup setelah terlempar dari lantai delapan


Bayi lelaki baru lahir asal Amerika Serikat secara mengejutkan bertahan hidup setelah dibuang dari lantai delapan sebuah bangunan. Pelakunya tak lain ibunya sendiri.

Bayi itu selamat setelah jatuh di atas tumpukan kantong sampah. Untungnya tumpukan itu belum diambil petugas kebersihan sebab jika demikian ceritanya menjadi lain. Tak lama petugas kebersihan benar-benar datang dan mendapati bayi itu tengah bergerak-gerak tanpa mengeluarkan suara. Dia segera dibawa ke rumah sakit terdekat.

5. Bayi masih hidup meski ditembak di dada


Pasangan di Argentina frustasi lantaran berpikir dunia bakal berakhir sebab pemanasan global. Mereka memikirkan nasib anak-anaknya kelak dan dirasa jalan terbaik untuk melepaskan mereka dari kesengsaraan yakni dengan membunuhnya.

Fransisco Lotero dan Miriam Coletti menembak anak mereka usia dua tahun di punggung dan bayi perempuan mereka usia tujuh bulan di dada. Lalu bunuh diri dengan menembak kepala mereka sendiri.

Polisi menemukan keluarga itu tiga hari kemudian. Aparat mendapati Lotero, Coletti, dan balita mereka telah tewas. Namun ajaib, si bayi bertahan. Dadanya masih turun naik menandakan masih ada pernafasan. Dia segera dilarikan ke rumah sakit dan akhirnya kondisinya membaik. Hingga kini bayi perempuan itu sangat sehat.

5 Ayah ini bukannya mendidik malah paksa anak jadi bandit

Ayah seharusnya bisa menjadi teladan bagi anak-anaknya. Sebagai kepala rumah tangga, ayah harus dapat memberi contoh yang baik, agar kelak sang anak tumbuh menjadi anak yang berguna.



Namun, dalam beberapa peristiwa justru terjadi sebaliknya. Anak dipaksa untuk berbuat kejahatan. Lebih parahnya, hasil kejahatan itu dinikmati sang ayah untuk kepentingan pribadinya.

Tercatat ada sejumlah kejahatan yang melibatkan ayah dan anak. Ayah menjadi otak, sedangkan sang anak tak bisa berbuat banyak karena diancam.

Berikut 5 ayah yang memaksa anaknya menjadi bandit:

1. Curi dollar majikan

AM (16), seorang pembantu rumah tangga (PRT) nekat mencuri uang dolar milik majikannya, Yati di Cempaka Putih, Jakarta Pusat. AM mengaku nekat mencuri lantaran disuruh oleh ayahnya.

"Tadinya enggak niat nyolong uang ibu (Yati), tetapi bapak di kampung selalu ngontak dan berpesan untuk ambil barang dari rumah majikan. Nah saya diupahin Rp 300 ribu," ujar AM di Polsek Cempaka Putih, Jumat (22/2).

Kapolsek Cempaka Putih Kompol Adhie Santika mengatakan, hilangnya uang Yati baru diketahui sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu Yati membuka lemari dan melihat uang yang tersimpan di laci sudah tidak ada.

"Karena pembantu enggak ada di rumah, Yati curiga dan lapor ke polisi," katanya Adhie.

AM juga mengakui kalau uang tersebut telah diberikan ke ayahnya. Kini, AM harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan terjerat pasa 363 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

2. Gasak sepeda motor

Sikap orangtua ini tak pantas ditiru. Demi melunasi hutangnya, seorang bapak tega menyuruh anaknya mencuri sepeda motor. Keduanya beraksi di wilayah Tangerang dan Kalideres, Jakarta Barat.

Adi Siswandi (48) mengaku terpaksa karena memiliki hutang Rp 10 juta. Tak hanya itu, uang hasil kejahatan juga digunakan buat biaya berobat kakinya yang lumpuh.

"Saya bilang ke anak saya, jika bapaknya ini punya hutang. Belum lagi harus cari biaya pengobatan kaki yang hampir lumpuh. Setelah mendengar keluh kesah, anak saya pun akhirnya mau mengikuti jejak saya," kata Adi.

Akibat perbuatannya Adi Siswandi ditahan di sel Polsek Teluknaga, Kabupaten Tangerang sedangkan anaknya, Hendra Gunawan (19) ditahan di Polsek Kalideres, Jakarta Barat.

3. Embat BlackBerry, HP dan iPhone

Seorang ayah memaksa anaknya mencuri handphone, iPhone dan BlackBerry milik salah satu mahasiswa Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). MN (13) terpaksa menuruti perintah sang ayah HI (34) karena diancam.

Kepala Polsek Pasar Minggu Komisaris Polisi Adri Desas Furianto mengatakan, pencurian itu terjadi, kemarin sekitar pukul 18.30 WIB di kampus IPDN di Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

"Tersangka HI mengantarkan pesanan makanan untuk korban. Kemudian tersangka melihat barang korban tergeletak di dekat jendela," ucap Adri saat dihubungi, Kamis (13/6).

Kemudian, lanjut Adri, HI yang sehari berjualan pecel lele di Pasar Minggu menyuruh anaknya untuk mencuri barang-barang berharga milik korban. Si anak tak bisa menolak karena diancam.

"MN anak tersangka mencongkel jendela kamar korban lalu mengambil barang korban, kemudian menyerahkannya kepada ayahnya yang menunggu di luar," terang Adri.

Polisi hanya menahan HI, sedangkan anaknya yang masih di bawah umur dilepas. Dari HI, polisi menyita iPhone berikut BlackBerry milik korban serta obeng yang digunakan untuk mencongkel jendela.

Polisi menjerat tersangka dengan pasal 363 KUH Pidana tentang pencurian yang ancaman hukumannya di atas 5 tahun penjara.

4. Sikat uang Rp 60 juta

Irwandi (42) mengotaki pencurian yang dilakukan dua anaknya Cah (12) dan Can (14) di Dusun Tanjung Raman, Desa Tanjungan, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan. Dua anak itu harus menuruti perintah ayah karena kalau menolak akan dipukuli dan dibanting.

Pertama keduanya beraksi di rumah milik Harun. Di situ mereka mencuri uang tunai Rp 60 juta dan telepon genggam. Kemudian di rumah Erwin mereka menggasak uang Rp 20 juta, dan terakhir di rumah Bustomi mereka mencuri uang Rp 300 ribu, emas 24 karat seberat tiga gram, dan sebuah gitar.

"Can mengaku dia disuruh bapaknya melakukan pencurian. Pencurian harus di rumah yang ditinggal penghuninya dan waktunya pun siang hari," kata Kabid Humas Polda Lampung AKBP Sulistyaningsih.

Selanjutnya, uang hasil curian oleh sang ayah dipakai untuk berjudi, membeli minuman keras, dan membeli sepeda motor.

5. Curi laptop

Wanita berinisial IAS (22) diperintah oleh ayahnya ED (50) untuk menjadi pencuri. Karena memiliki penampilan layaknya mahasiswa, IAS begitu mencuri laptop di kosan para mahasiswi.

Tercatat sudah puluhan laptop digasak oleh IAS. Biasanya, barang hasil curian itu di toko komputer di Mal Ambasador. Tiap kali beraksi, IAS selalu didampingi, namun sang ayah hanya memantau dari jarak jauh.

Makanya, saat IAS tertangkap ED berhasil melarikan diri. Lebih ironis, ED lebih tega melihat ankanya masuk penjara.

Kamis, 13 Juni 2013

5 Pembelaan SBY naikkan harga BBM

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ) akan segera menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). Meski mendapatkan kritikan dari banyak kalangan, tak membuat pemerintah gentar.


Bahkan, salah satu anggota setgab koalisi pendukung pemerintah, yakni dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mbalelo menolak kenaikan harga BBM. PKS pun siap dengan segala risiko akibat penolakan ini, termasuk penggantian 3 menteri dari PKS yang saat ini masuk dalam Kabinet Indonesia Bersatu jilid II.

Saat jumpa pers kemarin di Istana, Presiden SBY membeberkan beberapa alasan kenapa pemerintah bersikeras menaikkan harga BBM. Salah satunya, subsidi BBM yang selama ini digelontorkan oleh pemerintah ternyata sebagian besar dinikmati oleh orang-orang yang tidak tepat. Banyak orang kaya yang justru menikmati subsidi BBM ini.

Berikut 5 pembelaan SBY menaikkan harga BBM aseperti yang dia sampaikan saat jumpa pers di Istana kemarin, Rabu (12/6):

1. Bukan kebijakan asal-asalan

Rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) terus mendapat kritikan dari berbagai pihak. Serangan atas kebijakan tersebut tidak hanya dari unsur politik saja, tapi juga datang dari masyarakat dan praktisi. Untuk kesekian kalinya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengakui bahwa pemerintah tidak punya jalan lain dalam kerangka penyelamatan anggaran negara selain menaikkan harga BBM. Namun SBY memastikan bahwa kebijakan tersebut sudah diperhitungkan dengan sangat matang.

"Bukan kebijakan asal-asalan," ujar SBY saat jumpa pers usai rapat koordinasi terkait perkembangan ekonomi terkini di Istana Negara, Selasa (12/6).

Kepala negara mengaku terpaksa mengambil kebijakan kenaikan harga BBM lantaran tidak ada jalan keluar lain untuk menyelamatkan kondisi ekonomi nasional. Terlebih, setelah hasil kajian menggambarkan bahwa selama ini subsidi BBM tidak tepat sasaran.

"Ternyata yang menikmati golongan kaya yang sepatutnya tidak mendapat subsidi," jelasnya. Lebih lanjut SBY mengatakan, banyak kritik keras yang dialamatkan ke pemerintah terkait kebijakan ini. Terlebih, ada pihak-pihak yang disebut SBY mengklaim mencintai rakyat dengan gerakan menolak kenaikan harga BBM.

SBY menuturkan, dengan mengurangi alokasi anggaran subsidi BBM, pemerintah memiliki ruang untuk alokasi anggaran infrastruktur dan penanggulangan kemiskinan. Menurutnya, tidak mungkin membiarkan anggaran subsidi terus menggerogoti anggaran negara.

Presiden mengaku pemerintah tidak mengambil keuntungan apapun dari kebijakan ini. "Tidak ada yang senang-senang ketika mengambil kebijakan kenaikan harga BBM," ucapnya.

2. Agar tak bebani presiden selanjutnya

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memastikan bahwa pemerintah akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM)bersubsidi. Rencana tersebut sudah dimasukkan dan tengah dibahas antara pemerintah dan DPR melalui rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara perubahan (RAPBN-P) 2013.

"Konsekuensi realistis naikkan harga BBM. untuk membuat sehat APBN," ungkap SBY saat jumpa pers usai rapat koordinasi terkait perkembangan ekonomi terkini di Istana Negara, Selasa (12/6).

SBY menyebut kenaikan harga BBM adalah solusi menyelamatkan perekonomian nasional. Sebab, subsidi BBM sudah terlalu membebani anggaran negara, sehingga jalan satu-satunya saat ini adalah menaikkan harga BBM.

Meskipun masyarakat menolak dan memprotes kebijakan kenaikan harga BBM, pemerintah bergeming. Wacana kenaikan harga BBM bukan hal baru. SBY menyebutkan, sejak 2011 sudah banyak tekanan dan dorongan agar pemerintah mengambil kebijakan menaikkan harga BBM lantaran harga minyak mentah meningkat di pasar dunia. Tapi, SBY mengaku lebih memilih cara lain.

3. Kenaikan BBM bentuk cinta rakyat

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono gerah dengan kelompok-kelompok tertentu yang menolak rencana kenaikan BBM yang mengatasnamakan rakyat. Terlebih penolakan kenaikan BBM tersebut juga mengatasnamakan mencintai rakyat.

Menurut SBY, bukan mereka saja yang mencintai rakyat. Pemerintah juga mencintai rakyat, dan kebijakan untuk menaikkan BBM tidak bisa dikatakan sebagai kebijakan yang tidak mencintai rakyat.

"Kami semua juga mencintai rakyat, namun kenaikan BBM kali ini tidak bisa dielakkan," ujar Presiden SBY saat membacakan pidatonya di Istana Kepresidenan, Rabu (12/6).

Menurut SBY, kenaikan BBM tidak bisa dielakkan, tetapi untuk masyarakat golongan tidak mampu akan mendapat kompensasi.

"Ada bantuan dan proteksi sosial, dana kompensasi yang kita berikan kepada saudara kita yang tidak mampu," ujar SBY.

Menurut SBY, rencana kenaikan BBM sudah disetujui DPR termasuk pemberian kompensasi kepada kelompok warga yang kurang mampu. SBY pun meminta semua pihak bisa memahami keputusan pemerintah menaikkan BBM kali ini.

4. Siap ambil risiko politik

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan kenaikan bahan bakar minyak (BBM) sudah tidak bisa dihindari lagi. Kebijakan menaikkan harga BBM memang tidak populer dan akan menurunkan citra pemerintahan di depan rakyat. SBY siap dengan segala akibatnya.

"Saya mengambil risiko politik itu. Karena jika dibiarkan ekonomi kita akan menurun. Adakah yang ingin ekonomi kita turun," kata Presiden SBY dalam jumpa pers di Istana Negara, Rabu (12/6).

SBY mengaku tak ingin membebani presiden selanjutnya yang akan terpilih tahun 2014 mendatang. BBM harus dinaikkan segera.

Ketua Umum Partai Demokrat ini pun menyindir parpol yang membuat keruh suasana dengan menolak kenaikan BBM. SBY meminta segala kepentingan politik dijauhkan dari kenaikan BBM.

"Hilangkan segala kepentingan praktis, menjelang 2014. Marilah kita semua bersatu. Ada hal yang sama-sama harus kita lakukan," kata SBY.

5. Bukan untuk kepentingan 2014

Presiden SBY menegaskan kebijakan menaikkan harga BBM ini bukan untuk pencitraan apalagi untuk kepentingan 2014. SBY mengaku kebijakan ini murni untuk kepentingan rakyat.

"Hilangkan segala kepentingan praktis, menjelang 2014. Marilah kita semua bersatu. Ada hal yang sama-sama harus kita lakukan," kata SBY, Rabu (12/6) kemarin.

Saat ini, kata SBY, pemerintah tidak punya pilihan lain. Menurutnya, kenaikan harga BBM sudah dipertimbangkan dengan matang. "Kita hitung dengan seksama dan sudah masuk dalam perhitungan RAPBN-P. Dan ini wewenang pemerintah, DPR tidak bisamenolak," tegasnya.

SBY juga mengatakan alasan lain mengambil kebijakan kenaikan harga BBM. SBY mengaku siap menanggung risiko dan tanggung jawab atas kebijakan yang tidak populis ini daripada menyerahkan beban ke pemerintahan selanjutnya.

"Saya tidak ingin membebani presiden yang akan datang karena harus menaikkan harga BBM padahal baru awali masa bakti dan tugasnya," tegasnya.

Sabtu, 01 Juni 2013

5 Kesulitan polisi ungkap penembakan Tito Kei

Polisi mengaku kesulitan mengungkap kasus penembakan terhadap Tito Refra Kei. Adik John Kei itu tewas setelah ditembak oleh orang tak dikenal kemarin malam.


Kemarin, polisi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah barang bukti berhasil ditemukan, para saksi mata juga sudah dimintai keterangan.

Polisi juga berusaha menggali informasi dari keluarga dan orang-orang terdekat dari pria yang berprofesi sebagai pengacara itu. Dari beberapa kesaksian, belum ada titik terang.

Berikut kesulitan polisi mengungkap kasus ini:

1. Pelaku kabur lewat jalan gelap

Akses pelaku mendekati lokasi kejadian sebelum melakukan penembakan terhadap Tito Refra Kei gelap. Jalan yang menghubungkan antara komplek Titian Indah dan Harapan Jaya minim penerangan.

"Sepi mas, gelap juga karena ada pohon. Saya juga tahunya sudah ramai," ujar warga yang rumahnya berjarak 15 meter, Sabtu (1/6).

Kapolresta Bekasi Kota Kombes Pol Priyo Widyanto mengatakan, sejauh ini belum ada saksi yang menjelaskan pelaku menggunakan sepeda motor.

Kata dia, seorang pelaku jalan kaki mendekati korban yang sedang bermain kartu bersama tiga orang lainnya, diantaranya Hans, Geri, dan Petrus. Sementara, korban Rastim (70) sedang menyaksikan permainan kartu.

"Setelah penembakan saksi tidak ada yang konsentrasi, saksi langsung menolong korban. Keterangan saksi pelaku menggunakan helm," kata Kapolres, Sabtu (1/06).

Dari penelusuran wartawan, jalan yang digunakan pelaku itu tembus ke Harapan Jaya, Bekasi Utara. Jalan selebar lima meter itu baru ditutup jika menjelang tengah malam. Diduga, pelaku melarikan diri ke arah keluar menuju Alexindo di Jalan Raya, Sultan Agung.

2. Pelaku pakai helm dan jaket

Adik John Refra Kei, Tito Refra Kei, tewas ditembak oleh orang tak dikenal. Tito ditembak di dekat rumahnya, Perumahan Titian Indah, Bekasi.

"Pelaku langsung turun dan menembak. Pelaku mengenakan helm dan jaket warna hitam," ujar Kapolres Bekasi Kota Kombes Priyo Widyanto kepada merdeka.com, Jumat (31/5).

Priyo menambahkan setelah menembak, pelaku langsung melarikan diri. Polisi masih menelusuri jejak pelaku.

3. Penembakan berlangsung cepat

Polisi masih kesulitan mengidentifikasi penembak Tito Refra Kei yang diduga berjumlah dua orang. Cepatnya kejadian, membuat para saksi yang dimintai keterangan tak bisa mengenali pelaku.

Kapolres Bekasi Kota, Kombes Priyo Widianto mengatakan, sejauh ini sudah ada keterangan dari tiga orang saksi. Namun, belum bisa mengarah ke pelaku penembakan.

"Kita tanya saksi, tidak bisa jelaskan ciri-ciri pelaku karena hanya lihat sepintas," katanya kepada merdeka.com, Minggu (1/6).

4. Tito tak punya masalah

Polisi sudah memintai keterangan sejumlah orang dekat dan keluarga dari Tito Kei. Keterangan itu untuk mengetahui apakah sebelum penembakan Tito sempat memiliki masalah atau tidak.

"Kita tanyakan ke orang dekat sopirnya, apakah 3 hari ini pernah berkeluh kesah. Katanya tidak ada. Tito sedang konsen jadi caleg," tandasnya.

5. Penembakan diduga sudah direncakan

Adik kandung John Kei, Tito Refra Kei, tewas ditembak orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor pada Jumat (31/5) malam. Hingga kini polisi masih memburu para pelaku. Menurut kakak pertama Tito Kei, pembunuh adiknya ini sebelumnya sudah mengintai dalam beberapa hari sebelumnya. "Saya rasa ini sudah diintai sebelumnya, soalnya dia nembak saat keadaan di sana (warung kopi) sepi," ujar pria yang enggan menyebutkan namanya ini, Sabtu (1/5).

Pria yang mengenakan kaos kuning ini mengungkapkan, saat ini dirinya belum mau mencurigai siapa pelaku yang dengan tenang menghabiskan adiknya.

"Saya gak mau mencurigai siapa-siapa, saat tahu adik saya meninggal saya langsung kaget saja. Yang saya pikirin anak-anaknya nanti ke depannya seperti apa," terangnya.