Kamis, 28 Maret 2013

4 Kota Terbaik di Eropa untuk Liburan 24 Jam

Paris, Berlin, Amsterdam dan London adalah destinasi wisata utama di Eropa. Jika Anda sedang berada di sana karena urusan kerja atau bisnis dan hanya punya waktu kosong 24 jam, jangan kuatir. Ada acara menikmati kota terbaik di Eropa ini dalam 24 jam.

detikTravel pernah menjelajah Paris, Berlin, Amsterdam dan juga London dalam beberapa kesempatan yang berbeda. Kota-kota ini besar dan luas, serta menawarkan aneka destinasi wisata yang menarik. Meski demikian, kota-kota ini bisa dinikmati 24 jam.

1. Berlin, Jerman


Berlin adalah kota wisata sejarah Perang Dunia II, tapi ada juga aneka museum yang asyik dan landmark keren. detikTravel merekomendasikan perjalanan Anda dimulai dengan naik bus tingkat nomor 100 dari Terminal Bus Zoologischergarten, yang melewati mayoritas objek wisata dan landmark Berlin. Jadinya, ini semacam bus sightseeing. Zoologischergarten sendiri adalah kawasan belanja suvenir yang lebih murah dari tempat lain di Berlin.

Bis ini memiliki rute Zoologischer Garten-Alexanderplatz. Sepanjang jalan, wisatawan akan melihat gereja Gedaechtnistkirche, yang hancur dibom saat Perang Dunia II. Setelah itu bus meluncur ke taman Tiergarten, gedung DPR Jerman Bundestag, berakhir di kawasan belanja Alexanderplatz.

Menjelang siang, jalan-jalan saja dari Alexanderplatz ke Museumsinsel. Ini adalah pulau di tengah sungai Spree yang memiliki 5 museum dan gereja Berliner Dom. Dari situ, pergilah menyusuri Jalan Unter den Linden sampai Monumen Brandenburger Tor, landmark Kota Berlin.

Siang harinya, berjalanlah menyusuri bekas pondasi Tembok Berlin sampai Postdamerplatz. Di sini ada tempat gaul Sony Center dan jangan lupa, sisa tembok Berlin yang sengaja tidak dihancurkan untuk menjadi saksi sejarah. Tapi, kalau ingin tahu bekas pos perbatasan Jerman Barat dan Jerman Timur, wisatawan wajib datang ke Checkpoint Charlie. Habiskan sore Anda di sini.

Saat malam datang, ikuti kebiasaan warga dan mahasiswa Indonesia di Berlin. Mereka suka makan malam di Restoran El Reda di Huttenstrasse. Ini adalah restoran khas Libanon dengan menu andalan Kubideh, semacam nasi mandi dengan daging cincang kebab. Saat melewatkan malam di El Reda, jangan heran kalau nanti bertemu warga Indonesia.

2. Paris, Prancis


Olala, ini dia Kota Cinta! Paris punya atmosfer romantis dan pastikan Anda menikmatinya. Mulailah pagi di Paris dari bukit Montmarte. Di puncak bukit ada gereja Basilica Sacre-Coeur. Nongkrong di pelatarannya sambil menikmati croissant dan segelas kopi. Pemandangannya adalah seantero Kota Paris, keren bukan?

Menjelang siang, turunlah dari bukit Montmarte menuju Gereja Notre Dame yang legendaris. Kalau perut lapar, detikTravel menyarankan pergilah ke jalan kecil Rue de la Huchette di seberang Katedral Notre Dame melintasi Sungai Seine. Sepanjang jalan kecil ini berjejeran aneka restoran untuk wisata kuliner Anda.

Lepas siang hari, saatnya menuju Menara Eiffel. Turunlah dari stasiun Metro Bier Hakim dan jalan kaki ke Menara Eiffel. Dari jauh saja, menara romantis ini sudah mengundang Anda untuk datang. Tempat yang paling enak untuk menikmati Eiffel adalah Taman Champ de Mars dan nikmatilah suasana. Kalau Anda jomblo, sabar ya kalau melihat pasangan yang berciuman mesra. Nah, kalau sore hari, nikmatilah Taman Jardin de Tuileries. Belilah crepes khas Prancis dan duduk bareng bersama Parisian menikmati kolam bundar di tengah taman sampai malam datang. Begitu hari agak gelap, detikTravel menyarankan Anda pergi ke Museum Louvre.

Ke Museum Louvre malam-malam? Benar. Kalau Anda berada di Paris pada hari Rabu atau Jumat, tiket Museum Louvre dijual hanya 6 Euro atau Rp 72.000 setelah pukul 18.00 dan museum sudah lebih sepi. Bahkan Anda tidak perlu berebutan untuk berfoto dengan Monalisa. Tapi kalau bukan hari Rabu dan Jumat, nikmati saja gemerlap malam di Teater Moulin Rouge.

3. Amsterdam, Belanda


Amsterdam adalah kota paling ramai di Belanda yang sering juga dikunjungi traveler Indonesia. Untuk menikmati kota ini, detikTravel malah menyarankan Anda memulai pagi dari Vollendam. Kota ini tidak jauh dan bisa ditempuh dengan bus.

Nikmatilah kota pelabuhan kecil ini mumpung masih pagi. Anda bisa belanja oleh-oleh karena lebih murah dari di Amsterdam. Anda juga bisa berfoto dengan baju tradisional Belanda. Jangan lupa jajan poffertjes, asli buatan Belanda.

Menjelang siang, kembalilah ke Amsterdam. Tujuan selanjutnya adalah Museumplein. Ini adalah alun-alun besar dengan aneka museum keren yang mengelilinginya. Sebut saja Rijkmuseum dan Stedelijk Museum. Nah di Museumplein ini, wisatawan wajib berfoto di monumen bertuliskan 'I Amsterdam' yang terkenal.

Saat sore hari, ayo nongkrong bareng bersama wisatawan dan warga Amsterdam lain di Dam Square. Di alun-alun yang ramai ini ada Museum Madame Tussauds. Wisatawan juga bisa berjalan ke Jalan Raadhuisstraat untuk menikmati pemandangan kanal khas Belanda.

Nah, begitu malam datang cobalah jalan-jalan di kawasan Red Light District Amsterdam. Suasana gemerlap khusus orang dewasa itu begitu ramai wisatawan. Banyak yang penasaran bagaimana kehidupan di kawasan lampu merah Amsterdam dengan aneka PSK bergaya di balik etalase menggoda setiap orang yang lewat.

4. London, Inggris


London punya banyak tempat wisata asyik, tapi bukan artinya tidak bisa dinikmati dalam 24 jam. Usai menikmati sarapan English Breakfast segera menuju Trafalgar Square, alun-alun paling terkenal di London. Lihatlah bagaimana kota ini menggeliat di pagi hari.

Menjelang siang, pergilah Westminster untuk melihat Gedung Parlemen Inggris dan Clock Tower yang sering disebut Big Ben. Di sini juga ada Gereja Westminster Abbey yang sangat terkenal. Di gereja ini, Pangeran William menikahi Kate Middleton, jadi Anda harus datang ke tempat bersejarah ini.

Ini dia landmark London yang paling terkenal. Tidak jauh dari situ, di seberang Sungai Thames, ada London Eye. Bianglala raksasa yang menjadi ikon terbaru Kota London. Nikmatilah suasana siang hari dengan pemandangan seantero Kota London dari ketinggian.

Sore hari pun datang, saatnya pergi ke Tower of London dan Tower Bridge yang terkenal dan menjadi ikon Kota London. Malam datang, saatnya menikmati kemeriahan London di kawasan Soho. Susurilah Piccadilly Circus sampai Covent Garden, dimana aneka restoran, toko suvenir, aneka bar siap memeriahkan akhir dari petualangan Anda di London.

5 Tips Traveling ke Persawahan

Ingin kembali ke alam, kadang jadi alasan traveler memilih liburan ke persawahan. Tapi tahukah Anda apa saja yang perlu dilakukan sebelum dan ketika traveling ke sana? Berikut tipsnya.


Di banyak kota besar, seperti Jakarta, keberadaan sawah sudah sangat langka. Bahkan bisa dibilang keberadaannya sudah hilang. Tak heran jika banyak orang memilih untuk mengisi liburan, dengan melihat hijaunya sawah di pedesaan.

Tapi tahukah Anda apa saja yang harus dilakukan jika ingin traveling ke persawahan? inilah 5 tips yang harus dilakukan sebelum traveling ke persawahan:

1. Pakai sunblock

Hal pertama yang harus dilakukan traveler yang akan jalan-jalan ke persawahan adalah menggunakan sunblock. Di sawah biasanya minim pepohonan besar yang bisa menghalau panas.

Ini berarti Anda akan terkena cahaya matahari langsung. Jika tidak ingin kulit terbakar, ada baiknya gunakan sunblock atau tabir surya.

2. Gunakan penutup kepala

Selain tabir surya, benda lain yang harus dipersiapkan adalah penutup kepala. Topi atau payung bisa jadi pilihan. Kepala yang langsung terkena terik matahari bisa menjadi pusing seketika. Ini tentu mengganggu liburan bukan?

3. Pakai sendal atau sepatu boot

Alas kaki yang paling tepat untuk digunakan saat akan ke persawahan adalah menggunakan sendal. Daerah persawahan biasanya dipenuhi dengan lumpur. Dengan menggunakan sendal, langkah kaki Anda akan lebih terasa ringan, ketimbang menggunakan sepatu.

Namun, jika tidak ingin kaki tergores akibat, Anda bisa menggunakan sepatu boot. Pilihlah sepatu boot dari bahan plastik. Selain ringan untuk dipakai di tanah berlumpur, Anda juga lebih mudah untuk membersihkannya.

4. Jangan pakai jins

Hal lain yang juga harus diperhatikan adalah hindari menggunakan jins. Celana pendek atau celana bahan lebih baik ketimbang celana berbahan jins. Ini untuk mempermudah pergerakan Anda.

5. Jangan mencabut apapun

Ini dia bagian terpenting dari traveling ke sawah. Jangan sekali-kali mencabut tanaman apapun yang ada di sana, terlebih padi. Hargai hasil kerja petani dengan tidak merusak area pesawahan, seperti menginjak atau mencabut tanaman.

Jalanlah di pematang sawah yang telah disediakan. Jangan pernah menginjak bagian tanah yang digunakan untuk menanam padi.

Ini Dia 6 Tempat Para Jomblo Berharap Dapat Jodoh

Traveling tak hanya untuk sekadar untuk mencari kesenangan. Bagi traveler jomblo, jalan-jalan juga bisa mencadi cara untuk mencari pasangan hidup. Nah, ini dia 6 destinasi paling pas untuk para jomblo cari jodoh. Mau tahu?

Jodoh memang di tangan Tuhan, tapi berusaha untuk mencari tetap harus dilakukan para jomblo. Agar pencarian jodoh lebih asyik, Anda bisa melakukannya dengan traveling. Ada beberapa destinasi yang bisa membantu Anda dapatkan pasangan. berikut adalah 6 destinasi pas untuk mencari jodoh:

1. Jabal Rahmah, Arab Saudi


Jabal Rahmah adalah tempat yang tak luput dari perhatian pelancong saat ke Makkah. Terlebih, bagi Anda yang mendambakan hubungan seperti Adam dan Hawa.

Lokasi ini merupakan sebuah bukit di luar Makkah yang dikelilingi oleh padang pasir. Di puncak bukit ini terdapat tugu tinggi berwarna putih. Tugu ini dikenal sebagai monumen cinta Adam dan Hawa. Setiap harinya, Jabal Rahmah ramai dikunjungi wisatawan yang sedang umrah atau haji.

Wisatawan yang masih sendiri atau belum memiliki pasangan hidup pasti rela bersusah payah mendaki Bukit Arafah. Tujuan mereka bersusah payah mendaki adalah untuk menuliskan nama di dinding tugu. Dengan menuliskan nama di tugu, mereka berharap mendapatkan jodoh yang setia, seperti Adam dan Hawa.

2. Air Terjun Kali Jodoh, Indonesia

Tidak cuma panorama alamnya yang bisa memberikan ketenangan, air terjun Kalijodoh di Pinrang, Sulsel konon punya cerita tersendiri untuk para jomblo. Ya, air terjun ini dikenal sebagai destinasi untuk mencari pasangan atau mereka yang sudah berpasangan dan berharap menjadi jodoh.

Mereka yang datang bersama pasangan atau sendiri biasanya akan mandi di bawah air terjun tersebut. Kebanyakan mereka berharap menjadi atau mendapatkan jodoh. Sama seperti kedua aliran sungai yang bertemu di satu titik hingga akhirnya menjadi aliran Air Terjun Kalijodoh, dikutip dari situs resmi Provinsi Sulawesi Selatan.

Konon, pada zaman dahulu ada sepasang muda-mudi yang berhasil membina rumah tangga setelah datang ke air terjun tersebut untuk memohon kepada Sang Pencipta untuk dipertemukan kepada jodohnya. Bahkan bukan hanya penduduk sekitar, banyak wisatwan dari luar Sulawesi Selatan yang mempercayai mitos tersebut. Ayo, mau coba?

3. Rumah Juliet, Italia


Italia memang terkenal sebagai negara untuk destinasi romantis. Salah satu destinasi yang sangat ramai dikunjungi adalah rumah Juliet di Kota Verona. Banyak penasaran untuk sekadar menikmati pemandangan atau melihat tembok Juliet yang begitu fenomenal.

Tembok Juliet memang mencuri perhatian pengunjung yang datang. Di sini, Anda bisa melihat ratusan surat cinta orang-orang yang patah hati dari berbagai belahan dunia. Mereka percaya kalau menuliskan kisah cinta tragisnya kepada Juliet dan menempelkannya di tembok Juliet, maka kisah cinta mereka tidak akan berakhir tragis seperti Romeo dan Juliet.

Nah, untuk Anda yang masih Jomblo dan ingin mendapatkan pasangan, coba tengok ke patung Juliet. Ini adalah tempat yang paling diburu para pencari cinta. Mereka akan berpose dan foto bersama patung sambil memegang bagian dada Juliet. Konon, jika seseorang memegang bagian dada Juliet, maka ia akan beruntung dalam percintaan.

4. Pasar Nikah Shanghai, China


Banyak cara untuk dapatkan jodoh, bahkan di Shanghai, China ada pasar yang menjual jodoh. Awalnya, pasar ini dibuat karena banyaknya laki-laki dan perempuan di Negeri Tirai Bambu yang tak sebanding. Terlebih lagi tingginya tingkat kesibukan, membuat masyarakatnya tidak peduli dengan pernikahan.

Keunikan pasar ini berada pada barang yang dijajakan. Di sini banyak terdapat profil para jomblo yang diiklankan oleh orang tua mereka masing-masing. Orang tua mencantumkan data lengkap anak-anaknya yang mencari jodoh dalam sebuah kertas kecil. Di atas kertas ini juga tercantum nama, pendidikan, riwayat pekerjaan, usia, dan informasi latar belakang keluarga.

Ada ratusan nama pria ataupun wanita tergantung di tali yang melintang di sepanjang pasar. Tidak cuma warga negara China, kini juga banyak wisatawan mancanegara yang datang dan pulang dengan membawa sebuah nama yang dipercaya menjadi jodohnya. Wah!

5. Four Faces Buddha, Thailand


Thao Maha Brahma adalah sebuah altar di susut perempatan Jalan Thanon Phloen Chit dan Jalan Thanon Ratchadamri dekat Pratunam. Traveler juga mengenal tempat ini sebagai Four Faces Buddha karena di sini terdapat patung Buddha empat wajah.

Banyak penduduk sekitar yang berdoa di altar ini. Sesuai urutan wajah Buddha, mereka meminta perlindungan, kesehatan, mendoakan keluarga dan anak, hoki dan rezeki. Ya, banyak dari mereka yang berdoa untuk meminta jodoh.

Setelah berdoa, traveler harus membasuh muka dengan air suci yang ada di gentong. Ingat, mereka yang doanya terkabul harus kembali lagi ke Thao Maha Brahma dan mengucap syukur. Termasuk juga soal jodoh.

6. Gypsy Brides Market, Bulgaria


Lain dengan Pasar Nikah Shanghai, di Desa Mogila dekat Stara Zagora, Bulgaria juga ada Gypsy Brides Market. Ini adalah tempat paling top untuk para jomblo, khususnya pria. Traveler yang datang ke pasar ini, bisa melihat dan bertemu langsung para gadis yang mencari pasangan.

Di pasar ini para gadis jomblo akan mengenakan pakaian terbaik mereka lengkap dengan perhiasan emas dan make-up tebal. Sebelumnya, para orang tua akan mengarak gadis-gadis mereka keliling pasar pengantin ini.

Seperti pasar umumnya, para pria yang ingin menjadi pasangan hidup dari salah satu gadis cantik di pasar ini harus rela membayar beberapa ribu Euro. Pasar pengantin ini ada setiap Sabtu pertama setelah Hari Paskah umat Kristen Ortodoks atau Hari Saint Todor.

Ini Dia Paspor Paling Keren di Dunia

Mau tahu paspor paling keren di dunia? Bukan paspor AS atau paspor Inggris, melainkan paspor Finlandia. Ada animasi rusa moose berjalan!

Ide kreatif pemerintah Finlandia memang patut diacungi jempol. Paspor yang merupakan dokumen keimigrasian didesain agar tidak tampil membosankan. Paspor terbaru Finlandia keluaran tahun 2012, tampil beda.


Melongok sebuah video di Youtube bertajuk 'The New Finnish Passport Is Fun', Kamis (28/3/2013). Di situ terlihat gambar tangan orang sedang membuka paspor Finlandia. Lembaran paspor umumnya ada gambar lambang negara, nah di paspor Finlandia ini gambarnya adalah rusa moose.

Eits! Tunggu dulu. Ada yang spesial. Jika lembaran buku paspor ini dipuntir cepat dari halaman satu sampai belakang, rusa moose di setiap lembarnya menjadi tampak sedang berjalan.

Idenya sederhana. Gambar rusa moose di setiap lembarnya dicetak dengan posisi kaki yang berbeda. Sehingga ketika lembaran paspor ini dibuka cepat, maka akan tampak rusa moose ini sedang berjalan. Ini sama persis dengan teknik animasi kertas yang sederhana.

Meskipun sederhana, tapi paspor Finlandia menjadi menarik. Para pemegang paspornya, kalau bosan di jalan bisa memainkan buku paspornya dan menikmati gambar animasi rusa moose berjalan-jalan di buku paspor mereka.

Kira-kira, burung Garuda di paspor Indonesia bisa dibikin mengepakkan sayap tidak ya?

Ini Dia 7 Negara dengan Uang Paling Berkuman

Pernahkah merasa penasaran dengan kebersihan uang yang Anda pegang saat liburan? Ternyata, ada 7 negara di Eropa yang memiliki pecahan uang paling mengandung bakteri. Hiii!

Dari News.com, Kamis (28/3/2013), tes yang dilakukan oleh Oxford University menemukan ada 40.225 bakteri yang terkandung di pecahan Krone Denmark. Jumlah ini sangat besar, lebih dari dua kali rata-rata bakteri di uang Eropa lainnya yaitu sejumlah 26.000 bakteri.


Negara kedua yang memiliki uang terkotor adalah Swiss. Di satu pecahan Franc Swiss, terkandung 32.400 bakteri. Sedangkan Ruble Rusia adalah yang terkotor ketiga. Ada sekitar 30.000 bakteri di dalam satu koin Ruble.

Di dalam satu pecahan uang yang baru dicetak, rata-rata bakterinya sudah mencapai 2.400. Profesor Ian Thompson dari Universitas Oxford mengatakan bahwa uang yang beredar di masyarakat bisa menyebarkan penyakit.

Salah satu bakteri yang bisa menyebabkan penyakit di manusia adalah Klebsiella dan Enterobacter.

Berikut 7 mata uang di Eropa yang terkotor dengan jumlah bakteri yang terkandung:

1. Krone Denmark (40.226)
2. Franc Swiss (32.400)
3. Ruble Rusia (30.000)
4. Zloty Polandia (25.700)
5. Sterling Inggris (18.200)
6. Krone Norwegia (11.733)
7. Euro (11.066)

Jadi, kalau habis memegang uang, jangan lupa cuci tangan ya.

Rabu, 27 Maret 2013

Rumah The Hobbit, Terinspirasi Film Lord of The Ring

Charlie Hague dan Megan Williams bersama teman-temannya membutuhkan waktu satu tahun untuk membangun rumah ini. Dana yang dihabiskan mencapai 15 ribu poundsterling atau setara dengan Rp 221 juta. Seperti apakah rumah The Hobbit yang terispirasi dari novel fenomenal Tolkien dan film Lord of The Rings ini?


Dikutip dari Daily Mail Rabu (27/03/13), rumah milik pasangan pematung ini dibangun di atas tanah milik ayahnya di Glandwr, Pembrokeshire, Inggris. Rumah ini direncanakan akan menjadi home sweet home tatkala anak pertama mereka lahir.


Atap rumah terbuat dari rumput dan dinding dibangun dari jerami. Di dalam dan luar rumah seperti pemandangan yang kita saksikan di kediaman Frodo Baggins, salah satu karakter dalam Lord of The Rings. Dan menariknya rumah ini selesai setelah anak mereka, Eli, lahir.

Charlie Hague, Megan Williams, dan Eli


Masalah kemudian muncul sebab pasangan ini membangun rumah The Hobbit itu tanpa izin perencanaan. Kini mereka harus berjuang dengan otoritas lokal yang berkeinginan menghancurkan bangunan.


Charlie Hague dan Megan Williams lakukan pelbagai cara sebagai pembelaan termasuk kampanye online di Facebook. Charlie Hague sendiri adalah seorang pematung yang menggunakan kayu lokal yang berasal dari tanah sendiri yang kemudian dijadikan struktur bangunan untuk rumahnya sendiri.

Hermes Luncurkan Kaos Termahal dari Kulit Buaya Seharga 890 Juta

Hermes adalah label yang sudah terkenal eksklusif dan mahal. Namun sebuah kaos keluaran terbaru dari label asal Prancis tersebut mungkin paling spektakuler mahalnya. Kaos yang terbuat dari kulit buaya tersebut dihargai US$91.500 atau sekitar Rp.890 juta!

Mungkin kaos Hermes kulit buaya itu adalah kaos termahal di dunia, hingga saat ini. Kaos tersebut pertama kali dibawakan di atas catwalk musim gugur lalu pada pagelaran yang digelar rumah busana tersebut.

Kaos itu diklaim tak akan menyebabkan panas dan gatal jika digunakan saat musim panas, sebab dibuat dibawah teknologi lini busana yang ringan yang dinamakan ‘crocodile chiffon’.

Tentu saja hal tersebut membuat organisasi penyayang binatang PETA bereaksi keras. Mereka berpendapat bahwa kaos dengan bahan kulit buaya adalah sesuatu yang kejam.

“Harga tertinggi untuk Hermes agak murahan dan menggelikan, T-shirt dibayar oleh buaya yang dipukul sampai mati atau bahkan dikuliti hidup-hidup untuk membuatnya,” ungkap juru bicara PETA, Colleen O’Brien seperti dilansir oleh TODAY.com.

PETA juga menambahkan bahwa sebuah hasil ciptaan tak selayaknya membuat makhluk lain harus dibunuh dengan kejam. Tunjukkan saja kreativitas dengan jalan lainnya, tambah mereka dalam komentar terhadap peluncuran kaos tersebut.

Tak diterangkan lebih lanjut berapa ekor buaya yang dibunuh untuk membuat sebuah kaos berwarna hitam itu. Sementara pihak Hermes sendiri belum mau memberi komentar atas pertanyaan yang diajukan oleh Today.com.