Tampilkan postingan dengan label Hanya Ada di Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hanya Ada di Indonesia. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 Agustus 2013

7 Artis Pria Indonesia Yang Dandan Ala Wanita

Tak bisa dipungkiri keberadaan para lesbian, gay, biseksual, ataupun transgender di muka bumi ini, termasuk di Indonesia. Tak hanya di kalangan masyarakat biasa, dalam dunia entertain pun kita punya beberapa nama artis yang termasuk salah satu bagian dari mereka yang kerap disebut LGBT.

Beberapa dari artis kita pun terang-terangan menunjukkan penyimpangan seksual, atau hanya sekedar gaya busana mereka. Tanpa canggung mereka mengenakan pakaian dan aksesori yang sebenarnya bukan untuk dipakai mereka. Nama-nama berikut adalah mereka yang memilih atau sempat memilih untuk berdandan ala seorang wanita. Siapa saja mereka? Mari kita simak!

1. Tata Liem


Selebriti yang satu ini juga dikenal lebih suka berdandan ala wanita. Bahkan pada hari ulang tahunnya beberapa waktu lalu, ia memilih kue tart dengan hiasan boneka barbie yang sangat menonjolkan sisi kewanitaan dari seorang Tata Liem.

Belum lama ini, ia juga sempat berfoto dengan gaya bak bintang Hollywood. Hasil bidikan dari Ozzy Syahputra ini pun menunjukkan sosok Tata dibalut pakaian dan dibubuhi make up ala wanita. Tata pun nampaknya lebih nyaman dengan penampilannya itu.

2. Dorce Gamalama


Lahir dengan nama Dedi Yuliardi Ashadi, Dorce mengawali karir musiknya dengan menyanyi bersama kelompok Bambang Brothers saat masih duduk di bangku SD. Kemudian pada usia SMP, ia semakin tidak tertarik pada pelajaran sekolah dan lebih memilih fokus pada karier menyanyi.

Ia juga mulai menyadari kecenderungannya untuk tertarik pada pria. Setelah beberapa kali tampil sebagai waria dalam beberapa pentas komedi, ia kemudian memutuskan untuk operasi ganti kelamin menjadi seorang wanita. Ia pun menjadi wanita hingga kini, dan bahkan mengenakan hijab.

3. Oscar Lawalata


Pria bernama lengkap Oscar Septianus Lawalata ini pernah menempuh pendidikan di sekolah mode Esmod. Menjadi desainer kondang, Oscar pun dikenal masyarakat. Yang paling menonjol dari pria ini adalah dandanannya yang cantik seperti wanita. Oscar pun lihai memilih pakaian serta aksesori feminin, yang tampak cantik membalut tubuh rampingnya. Dengan rambut panjang tergerai indah, awas salah mengenali desainer kondang ini sebagai seorang wanita ya!

4. Ivan Gunawan


Ivan Gunawan Putra adalah seorang presenter dan bintang film yang lebih dikenal sebagai perancang busana. Ia dan sahabatnya yang seorang penyanyi, Rossa, dulunya pernah dekat, sebelum akhirnya Ivan memilih untuk berdandan cantik ala wanita. Dalam pertengahan perjalanan karirnya, ia juga sempat kembali menjadi pria. Ia mengenakan baju ala pria, dan bahkan menumbuhkan jenggotnya. Namun hal tersebut tak berlangsung lama, dan pada akhirnya ia memilih untuk kembali berdandan feminin.

5. Sam Brodie


Sam Bettay Brodie sudah tenar di Inggris lewat reality show, Big Brother. Ia adalah warga negara Indonesia yang lahir di Medan. Sam diboyong orang tuanya ke Inggris saat berusia 11 tahun. Ia kemudian memilih menjadi wanita, di umur 12, dan ia pun dikucilkan oleh keluarganya.

Pulang ke tanah air membuat Sam berubah segalanya. Mulai dari merasa lebih nyaman, sampai membuatnya meninggalkan imej sebagai cewek. Sejak tahun 2010, ia bertransformasi dan mengubah penampilannya layaknya seorang pria lagi. Ia kemudian menikah pada tanggal 10 Desember 2010.

6. Renaldy


Renaldy adalah mantan artis cilik pria yang pada akhirnya memilih menjadi wanita. Bahkan diakuinya, selama ini dia telah terjebak dalam tubuh laki-laki yang sama sekali bukan dirinya. Ia dulunya adalah presenter KRU CILIK (KRUCIL) SCTV yang ngetop pada pertengahan tahun 1990an.

Tentunya saat itu tak ada yang mengira Renaldy akan mengalami perkembangan fisik dan psikologis seperti sekarang. Diakui artis yang kini menyandang nama Dena Rachman, ini sebagai hal yang tak mudah diungkapkan. Ia juga menegaskan bahwa semua ini bukan keinginannya. Awalnya, ia merasa benci dengan dirinya. Namun perlahan, dia mulai bisa menerima kenyataan.

7. Julia Robex


Nama Julia Robex, tiba-tiba mencuat saat film perdananya rilis MATI MUDA DI PELUKAN JANDA. Kemunculannya mendapat perhatian publik karena disebut sebagai Ratu Waria. Sebagai pendatang baru, pemilik nama asli Baby Wijaya Nasroen ini tak menyadari dampaknya. Bukan cuma keluarga yang melayangkan protes, masyarakat pun banyak yang bertanya-tanya. Rupanya, untuk promosi film wanita yang diduga transgender kelahiran Malang, 21 Agustus 1985 ini harus rela disebut sebagai Ratu Waria. Padahal Julia, sama sekali bukan Ratu Waria. Dengan bakatnya, Julia ingin terus melangkah maju.

Demikian jajaran selebriti yang punya keunikan tersendiri. Gaya mereka sebagai wanita, tak dipungkiri, telah mengangkat nama mereka ke permukaan lautan entertain. Dan pada akhirnya, masing-masing tahu di mana mereka lebih nyaman berada, meski beberapa pihak mempermasalahkan gaya hidup mereka.

Ngerinya Tumpukan Sampah di Indonesia

Sampah menjadi musuh bersama semua makhluk hidup. Sayangnya, manusia masih sulit untuk lepas dari tumpukan sampah yang menggunung. Indonesia pun termasuk sebagai salah satu negara yang memiliki masalah serius dengan sampah.

Berikut ini adalah rangkuman beberapa penampakan tumpukan sampah di laut Indonesia. Sebagian besar di antaranya merupakan hasil bidikan kamera fotografer Zak Noyle yang tengah berkunjung ke Indonesia. Foto-foto ini kemudian dipublikasikan ke beberapa media asing dan mengundang reaksi banyak pihak. Sayang sekali Indonesia harus terkenal akibat kabar yang tidak menyenangkan ini.

Penasaran bagaimana ngerinya tumpukan sampah di lautan Indonesia? Langsung saja klik halaman berikut:

1. Berselancar Dengan Sampah


Fotografer Zak Noyle mengabadikan momen peselancar Dede Surinaya tengah berselancar di antara sampah yang berseliweran. Tentunya rasanya tidak nyaman harus berenang di antara sampah-sampah. Sebuah pemandangan yang menyedihkan bagi Indonesia yang terkenal memiliki laut yang indah.

2. Sampah Laut


Foto satu ini tidak kalah mengerikan. Bukan lagi lautan air yang berisi karang atau biota laut, tapi berisi sampah yang menggenang. Mulai dari botol plastik hingga bungkus mi instan bisa kamu temukan di sini.

3. Daratan Sampah


Tak hanya di laut, sampah tumpukan sampah pun banyak ditemukan di daratan. Seharusnya di atas lahan ini tumbuh tanaman yang bisa memberi suplai oksigen. Nyatanya, daerah ini malah dipenuhi dengan tumpukan sampah. Bisa kamu bayangkan bagaimana kawasan ini sehabis hujan? Pasti bau tidak sedap akan melayang kemana-mana.

4. Mimpi Buruk Bagi Penyelam


Dengan melihat foto di atas, keindahan laut Indonesia kembali dipertanyakan. Sampah plastik, puntung rokok yang memenuhi lautan ini bisa jadi mimpi buruk bagi para penyelam. Seandainya saja jika banyak orang yang peduli akan kebersihan lautan Indonesia.

5. Kiriman Sampah di Untung Jawa


Foto ini diambil di kawasan Untung Jawa, sebuah pulau yang masuk dalam bagian Kepulauan Seribu. Pulau ini termasuk ramai dikunjungi wisatawan akibat pemandangannya yang indah dan biaya hidup yang murah di kawasan ini.

Namun sayangnya sampah masih menjadi persoalan utama di sini. Selain sering mendapat kiriman sampah dari Jakarta jika terjadi banjir di Jakarta, produksi sampah di Untung Jawa juga sangat tinggi. Untungnya para warga yang tinggal di Untung Jawa memiliki kesadaran tinggi untuk pengolahan sampah yang lebih baik. Meskipun demikian, harus diakui bahwa cukup sulit untuk membuat Untung Jawa benar-benar bebas sampah.

Minggu, 28 Juli 2013

Artis Yang Pertama Berani Bugil di Indonesia

Berakting panas dan nyaris bugil ternyata sudah ada di Indonesia sejak tahun 1950-an. Meski sebenarnya bukan film yang mengarah ke porno, namun akting dari aktris ini cukup liar. Tanpa disadari, dari sinilah menjadi pemicu di generasi aktris lainnya. Mengingat di era tersebut yang masing menganggap tabu, namun produser dan khususnya aktris berani menampilkan tubuhnya yang sensual.

Siapa saja para pionir yang berani bugil pertama kali di Indonesia?

1. Nurnaningsih


Mungkin kita asing mendengar namanya. Namun di tahun 1950-1970-an nama Nurnanigsih sangat populer di perfilman Indonesia. Dia memiliki banyak penggemar setelah membintangi film Harimau Tjampa besutan sutardara legendaris H Umar Ismail. Ketenarannya karena berani beradegan bugil di film tersebut dan menimbulkan kontroversi di masyarakat yang masih memandang tabu.

Tak hanya di film, artis yang biasa dipanggil Nur ini juga berani berpose seronok di berbagai majalah. Dia juga membuat kontroversi dengan pendapatnya yang liberal dan belum terpikirkan oleh artis lain.

2. Rahayu Effendi


Setelah Nurnaningsih, tongkat estafet bom sex diteruskan oleh Rahayu Effendi. Berbeda dengan Nur yang semi telanjang, Rahayu konon nekat telanjang di film Tante Girang (1974) yang menggemparkan dunia perfilman Indonesia. Selain film tersebut, Rahayu juga membintangi film lainnya yang tidak menampilkan adegan panas, seperti Bundaku Sayang dan Pacar Pilihanyang masuk nominasi Piala FFI tahun 1975.

3. Suzanna


Ketika Rahayu Effendi banyak bermain santun diberbagai film, generasi bom sex diteruskan oleh Suzanna. Bintang legendaris ini ngetop lewat film-film panas dan mistik, salah satunya yang terkenal adalah Bernafas Dalam Lumpur(1970) yang adegan panasnya membuat pria panas dingin saat itu.

4. Debby Cintia Dewi


Tahun 1972 muncul film yang kembali menggemparkan masyarakat Indonesia. Tiada Jalan Lain besutan sutradara Hasmanan ini menampilkan adegan panas. Film yang diperani oleh Debby Cintia Dewi ini beradu peran dengan aktor Mandarin Alan Teng Kuang Yung. Rumornya, saat pengambilan adegan ranjang yang berada di lokasi hanya ada sutradara, juru kamera, Debby dan Alan. Film ini sempat dilarang beredar di seluruh Indonesia oleh Jaksa Agung RI karena adegannya yang dikhawatirkan merusak moral bangsa.

5. Yati Octavia


Di film keduanya, Yati Octavia memberanikan bertelanjang dada di Intan Perawan Kubu. Di film itu dia memerankan anak dari kepala suku Kubu. Film panas lainnya adalah Yang Muda Yang Bercintayang kembali menghebohkan dunia perfilman Indoensia.

Minggu, 09 Juni 2013

Indonesia Juga Punya Bandara 'Ekstrem' di Ende

Beberapa negara terkenal memiliki bandara dengan kontur alam yang ekstrem seperti di Peru atau Nepal. Tapi jangan salah, Indonesia juga punya bandara penantang adrenalin.


Menjadi gerbang masuk turis ke Ende, Bandara H Hasan Aroeboesman termasuk cukup ekstrem. Pesawat di sini harus mendarat dengan hati-hati karena ada gunung yang berada dekat landasan. Cukup menantang adrenalin.

Bandara H Hasan Aroeboesman, merupakan pintu masuk ke Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Anda mungkin akan menyinggahi Bandara ini apabila hendak berwisata ke Danau Kelimutu yang sangat tersohor keindahannya.


Dengan panjang runway 1.650 meter dan lebar 30 meter, bandara ini mampu melayani penerbangan dengan frekuensi 6-12 penerbangan per hari. Untuk rute Denpasar-Ende serta Ende-Kupang yang dilayani oleh Maskapai Merpati Airlines, Wings Air dan Transnusa serta didarati oleh pesawat jenis ATR 72 dan MA 60.

Gedung terminal penumpang memiliki luas 800 meter persegi menggantikan terminal lama yang hanya memiliki luas 370 meter persegi. Bandara juga telah dilengkapi dengan 6 loket tiket, 3 ruang karantina dan security.

Ruang check-in bandara ini mampu menampung sebanyak 3-6 maskapai, 80 set kursi baru, sarana pendingin ruangan sebanyak 15 unit serta kapasitas ruang tunggu. Ruang tunggu ini semula hanya mampu memuat 40-50 orang. Namun saat ini dapat menampung 180-200 orang, sehingga sangat nyaman bagi calon penumpang yang bepergian melalui Bandara ini.


Walaupun memliki pemandangan yang sangat indah dengan dikelilingi laut dan gunung, Bandara H Hasan Aroeboesman mungkin merupakan salah satu bandara yang cukup ekstrem di Indonesia. Terang saja, untuk pesawat harus berbelok 90 derajat sesaat setelah lepas landas atau sebelum landing.

Bukan tanpa sebab, ini karena ada gunung beberapa kilometer dari ujung runway atau landasan pacu. Saya sendiri baru menyadari ketika keluar pesawat dan melihat sekeliling runway.

Meski begitu, Anda tidak usah khawatir untuk terbang dari bandara ini. Pilot-pilot yang menerbangi rute ke Ende merupakan pilot-pilot terlatih dan berpengalaman. Berani mencoba?

Sabtu, 11 Mei 2013

5 Miliarder Indonesia yang Hartanya Melonjak Drastis

Selain mencatat beberapa nama baru yang masuk ke dalam daftar tahunan 40 orang terkaya Indonesia, daftar buatan Majalah Forbes pekan lalu sekaligus merekam perubahan kekayaan drastis para pengusaha itu dibandingkan 2011.

Pertambahan harta orang-orang superkaya Tanah Air itu bukan cuma di kisaran ratusan juta dollar. Terlihat dalam daftar tersebut, beberapa pengusaha berhasil meraup tambahan kekayaan fantastis, mencapai lebih dari USD 1 miliar (setara Rp 9,5 triliun) hanya dalam waktu setahun.

Peningkatan kekayaan itu dicapai melalui strategi bisnis yang lihai dari para pengusaha ini. Namun, ada kesamaan dari para miliarder yang kekayaannya bertambah dalam waktu singkat. Mereka rata-rata pelaku usaha yang tidak merambah sektor pertambangan.

Tahun ini seakan isyarat lampu kuning bagi pengusaha sektor mineral seperti batu bara, karena banyak dari mereka melorot posisinya di daftar Forbes dibanding tahun lalu. Sebaliknya, pengusaha yang bergerak di sektor kimia, transportasi, atau media massa sukses meroketkan jumlah kekayaannya.

Berikut daftar lima miliarder Indonesia yang hartanya melonjak drastis dibanding tahun lalu, seperti dilansir Forbes:

1. Anthoni Salim


Putra mendiang jutawan legendaris Liem Sioe Liong (lantas ganti nama menjadi Sudono Salim) ini berhasil menaikkan harta keluarganya gila-gilaan. Tahun lalu, kekayaan bersih Anthoni Salim 'cuma' USD 3,6 miliar. Alhasil posisinya dalam daftar Forbes pada 2011 berada di peringkat lima.

Tahun ini, harta Anthoni dan keluarga Salim bertambah USD 1,6 miliar, dan dia naik satu peringkat menjadi orang terkaya keempat di Indonesia. Forbes menilai tambahan kekayaannya meningkat pesat lantaran investasi luar negeri yang efektif, semisal pembangunan pabrik pengolahan mi instan merek Indomie di Yordania.

Kesuksesan Grup Indo, mencakup Indomobil sampai jaringan ritel Indomaret, yang juga dikomandoi Anthoni turut berperan menambah pundi-pundi uangnya, sehingga bisa meningkat drastis menjelang akhir 2012.

2. Sri Prakash Lohia


Pengusaha yang dahulu imigran asal India ini bukan nama baru dalam daftar 40 orang terkaya Tanah Air bikinan Forbes. Namun, dari segi pertambahan kekayaan, Sri Prakash termasuk yang paling moncer.Â

Tahun lalu, adik ipar taipan India Laksmi Mittal ini berada di urutan ke-13 orang terkaya Indonesia. Pada 2012, lelaki 60 tahun ini berhasil naik tujuh peringkat. Hartanya bertambah USD 1,3 miliar dalam waktu kurang dari setahun.

Pemilik grup Indorama Ventures yang banyak membuat kain berbahan polyester ini sukses mengakuisisi Old World Industries Inc, pabrik kimia terkemuka asal Inggris, di awal 2012. Miliarder yang sehari-hari menetap di Inggris itu juga meraup untung besar dari produksi Indorama Eleme Petrochemichals, anak perusahaannya yang berada di Nigeria.

3. Chairul Tanjung


"Si anak singkong", demikian Chairul menjuluki dirinya sendiri saat meluncurkan otobiografi ketika berulang tahun ke-50 beberapa bulan lalu. Tidak hanya menghebohkan  masyarakat lewat bukunya, bos stasiun televisi Trans TV dan Trans 7 itu kembali bikin geger karena berani membeli 100 persen saham jaringan ritel raksasa PT Carrefour Indonesia, pertengahan November kemarin.

Harta pria kelahiran 16 Juni 1962 ini memang terus menanjak. Tahun 2008, harta kekayaannya masih sebesar Rp 5,6 triliun. Dengan total harta tersebut, CT - panggilan akrabnya yang lain - berada di peringkat 13 orang terkaya Indonesia. Setahun kemudian, hartanya menjadi Rp 8,9 triliun. Lantas pada 2010, harta miliarder ini naik menjadi Rp 9 triliun.

Dia tercatat berani meminjam uang dalam jumlah tak main-main, termasuk berutang ke 10 bank internasional sebesar USD 750 juta buat membeli Carrefour. CT juga tak segan bergerak di banyak bidang, tak cuma televisi, namun juga properti dan finansial.

Tahun ini harta CT menembus USD 3,4 miliar atau setara Rp 32,6 triliun. Dengan total kekayaannya itu, Chairul Tanjung dinobatkan sebagai orang terkaya nomor lima di Indonesia versi Forbes.

4. Soegiarto Adikoesoemo


Soegiarto Adikoesoemo adalah pemilik AKR Corporindo, yang mayoritas usahanya di sektor kimia. Hartanya sempat melonjak tahun lalu imbas keterlibatannya di sektor batu bara beberapa tahun terakhir.

Ketika harga batu bara mulai menunjukkan penurunan awal 2012, Pak Gik, demikian dia biasa disapa keluarga dan koleganya, langsung banting setir. Pria asal Malang berusia 72 ini memilih fokus menggenjot produksi petrokimia dan distribusi minyak yang dikelola banyak anak perusahaan AKR.

Langkah bisnis cerdasnya yang lain adalah menjual Sorini, produsen sorbitol dan petromikia ke Cargill senilai USD 247 juta pada 2010. Soegiarto juga memiliki perusahaan properti, AKRLand Development yang mengoperasikan hotel di Bali dan Manado.

Beberapa keputusan bisnis tersebut secara jitu mengatrol kekayaannya. Harta penggemar berat seni lukis ini bertambah, dari yang tahun lalu USD 770 juta, tahun ini menjadi USD 1,15 miliar.

5. Kusnan dan Rusdi Kirana


Duo saudara Kusnan dan Rusdi Kirana sempat terbuang setahun dalam daftar 40 orang terkaya Tanah Air. Bos maskapai murah Lion Air itu tahun ini kembali merangsek dan sukses menapaki posisi ke-33 dalam daftar Forbes dengan kekayaan USD 900 juta.

Harta mereka bertambah USD 320 juta dibanding dua tahun lalu, terutama karena kinerja yang bagus dari Lion Air. Maskapai ini berhasil menjadi pemimpin pasar penerbangan Tanah Air, jauh meninggalkan maskapai pelat merah Garuda Indonesia, dengan menguasai 51 persen pangsa pasar.

Duo pengusaha ini sekarang sedang bersaing ketat dengan raksasa penerbangan murah lain di Asia, yaitu AirAsia milik Tony Fernandes asal Malaysia. Buat menghadapi persaingan tersebut, Kusnan dan Rusdi tidak tanggung-tanggung membeli 230 unit pesawat produksi Boeing. Bahkan, penandatanganan pembelian disaksikan langsung oleh Presiden Amerika Barack Obama.

Selain mengelola maskapai, mereka juga menyewakan beberapa jet pribadi. Keduanya tahun depan berencana meresmikan maskapai penerbangan premium anyar Batik Air yang targetnya menyasar orang kaya dan turis asing berkocek tebal.

Rabu, 08 Mei 2013

5 Merek Indonesia yang Laris di dunia

Lembaga survei Kantar Worldpanel Indonesia melansir data produk konsumsi (fast moving consumer goods) paling laris di Tanah Air sepanjang 2012. Penelitian ini berlangsung serentak dengan program serupa di 31 negara lain.

Hasilnya, untuk kategori global, minuman ringan Coca Cola menjadi merek paling laku sejagat. Sementara untuk kategori serupa di Indonesia, merek Sedaap dari Wings Food yang menjual mie instan dan kecap jadi nomor satu mengalahkan Coca Cola.

General Manager Kantar Indonesia Lim Soon Lee mengatakan pihaknya menggelar penelitian ini dengan metode Consumer Reach Point (CRP). Dengan pendekatan tersebut, Kantar memeriksa berapa banyak konsumen yang membeli produk tertentu dan seberapa sering merek tersebut dibeli.

"Kita menggunakan data pembelian dari setiap minggu. Bukan klaim konsumen, bukan brand ranking, periset kami juga mendatangi kamar mandi atau dapur konsumen yang jadi data kami untuk membuktikan pembelian," ujar Lim di kantornya.

Sebagai merek nomor wahid, Coca Cola meraih 5,3 miliar CRP. Beberapa merek skala global lain seperti Colgate, Nestle, dan Nescafe juga meraup miliaran CRP.

Namun dari dominasi produk yang menyasar pasar multinasional, beberapa produk asli Indonesia bisa merebut perhatian konsumen dunia. Kantar bahkan memberi sebutan beberapa merek dalam negeri ini sebagai "local brand giant" alias merek lokal meraksasa.

Alasannya, dengan hanya dipasarkan secara domestik, produk-produk ini bisa meraup 500 juta CRP. Local Brand Giant berbeda dari merek seperti Sedaap dan Indomie, kampiun dalam daftar Kantar Indonesia, yang sudah dipasarkan di negara lain.

Merek produk apa sajakah itu? Simak daftarnya yang dihimpun merdeka.com berikut ini.

1. Roma


Biskuit Roma menjadi salah satu merek lokal yang bisa bersaing dengan merek global dalam hal penjualan. Salah satu produk tertua buatan PT Mayora Indonesia ini berhasil meraup 997 juta CRP, masuk 10 besar produk konsumsi paling laris se-Indonesia.

Merek biskuit yang dikembangkan sejak 1977 ini hanya dijual di Indonesia. Dengan fokus pada pasar domestik, Mayora berhasil menjadi produsen biskuit terbesar se-Asia Tenggara.

Lim Soon Lee dari Kantar Indonesia menyatakan produk biskuit merupakan salah satu produk konsumsi favorit masyarakat Indonesia. "Memang hanya Roma yang masuk di 10 besar, tapi sebenarnya kalau daftarnya menjadi 30 besar, banyak merek biskuit yang masuk sebagai terlaris," ujarnya.

2. Daia


Wings Corporation merupakan salah satu perusahaan paling moncer dalam daftar survei Kantar Indonesia. Banyak produknya yang masuk kategori paling laris di Tanah Air.

Selain Sedaap yang memuncaki daftar 10 besar, perusahaan ini masih memiliki banyak barang konsumsi lain. Salah satunya adalah produk deterjen Daia.

Sabun cuci ini terjual dengan CRP 700 juta, dan penetrasi pasar mencapai 78 persen. Deterjen buatan pabrik Surabaya ini bisa menyaingi sabun lain buatan perusahaan multinasional.

3. So Klin


Deterjen So Klin sukses meraup 600 juta CRP. Penetrasi pasarnya mencapai 88 persen, dengan pembelian diproyeksikan 18 kali per bulan per keluarga.

Sabun cuci ini merupakan salah satu produk awal buatan Wings Corporation asal Surabaya 60 tahun lalu. Bahkan bisa dibilang, berkat deterjen So Klin, Wing bisa merambah usaha lain, termasuk makanan dan minuman.

Kini, So Klin tidak hanya dijual dalam bentuk deterjen bubuk. Produk ini merambah pula format deterjen cair dan deterjen khusus mesin cuci.

4. Energen


Minuman sereal ini berhasil dinobatkan Kantar Indonesia sebagai salah satu raksasa lokal yang mendunia. Merek yang hanya ada di Indonesia ini diproduksi PT Kakao Mas Gemilang di Jakarta.

Merek ini mulai dipasarkan pada pertengahan 1990-an. Kini, penetrasi pasarnya mencapai 85 persen. Penjualan per keluarga per bulan dari survei Kantar diperkirakan 15 kali per bulan.

Alhasil dari segi CRP, merek ini berhasil meraup lebih dari 500 juta poin. Energen yang praktis dan dikonsumsi sebagai pengganti sarapan menjadi salah satu produk lokal yang bisa menandingi merek global serupa di bidang minuman sachet.

5. Sasa


Bumbu penyedap rasa Sasa menjadi merek lokal yang diprediksi Kantar bisa menantang merek lain di kancah global. Ekspansi produk buatan pabrik di Sidoarjo, Jawa Timur ini bisa menandingi raksasa global seperti Ajinomoto dari Jepang.

Sasa merupakan produksi PT Sasa Inti yang dibentuk pada 1968. Pabrik ini awalnya memproduksi monosodium glutamat (MSG) olahan tebu.

Kini, produk Sasa merambah pelbagai jenis bumbu, mulai dari MSG, sampai kaldu instan. Kantar mencatat produk ini meraup lebih dari 500 juta CRP.

Senin, 06 Mei 2013

5 Pulau di Indonesia Ini Penghuninya Bukan Manusia!

Bagi traveler yang bernyali, cobalah berkunjung ke 5 pulau di Indonesia ini. Di sana, ada alam yang masih perawan dengan satwa khas yang menjadi penghuni di tiap pulaunya, seperti monyet, ular laut, hingga kalong. Berani?

Indonesia punya 5 pulau yang menjadi habitat beberapa macam satwa. Pulau-pulau tersebut pun diberi nama sesuai dengan satwa yang menjadi penghuninya. Selain keunikannya sebagai rumah bagi para satwa, alamnya juga menarik untuk dijelajahi. Anda bisa trekking membelah hutannya hingga menyelami perairan yang sangat jernih. Berikut 5 pulau di Indonesia yang dihuni oleh satwa:

1. Pulau Rinca, NTT


Dengan waktu sekitar 2 jam perjalanan laut dari Labuan Bajo, Anda akan tiba di Pulau Rinca, Flores Barat, NTT. Mayoritas yang tinggal di pulau ini adalah komodo. Ada lebih banyak komodo di Pulau Rinca daripada di Pulau Komodo!

Trekking menjelajahi savana dan perbukitannya menjadi kegiatan favorit traveler di sana. Sebabnya, saat itulah Anda akan bertemu Sang Naga Purba yang sedang berjalan atau sekedar diam. Tidak sulit untuk menemukan komodo di pulau ini. Dari bukit hingga di pantainya, hewan ini bebas berkeliaran ke mana saja.

Peraturan penting di pulau ini adalah wisatawan harus terus bersama ranger atau pemandu. Jangan pernah jauh dan taati setiap peraturan yang diberikan ranger saat perjalanan. Selain itu, wanita yang sedang haid dilarang menginjakan kaki di pulau ini. Sebabnya, penciuman komodo sangat tajam dan berpotensi untuk menyerang. Hii!

2. Pulau Biawak, Jawa Barat


Kalau NTT punya pulau berisi komodo, beda lagi dengan Pulau Biawak di Indramayu, Jawa Barat. Sesuai dengan namanya, pulau ini menjadi habitat bagi banyak biawak. Dengan hutan bakau di tengah pulaunya, tak heran banyak biawak yang menempati pulai ini. Ukurannya pun beragam, ada yang kecil, sedang, hingga besar. Wuih!

Dari Pelabuhan Indramayu, dibutuhkan 4-5 jam untuk menuju pulau yang menjadi rumah bagi biawak ini. Anda akan melihat reptil ini berkeliaran di pinggir pantai, di tengah hutan, hingga di perairannya. Anda harus tetap waspada saat bertemu hewan ini, meski mereka tidak agresif. Anda harus waspada terhadap sabetan ekornya!

Pulau Biawak juga memiliki alam yang eksotis. Perairan yang jernih di sekitarnya akan menggoda Anda untuk menyelam. Berbagai macam ikan laut dan karang-karang cantik akan Anda temukan di bawah airnya. Tidak ada manusia yang tinggal di pulau ini, hanya ada beberapa pemandu setempat. Anda pun bisa menyewa bungalow untuk bermalam di sana. Berminat?

3. Pulau Kembang, Kalimantan Selatan


Pulau Kembang terletak di tengah Sungai Barito, Banjarmasin, Kalsel. Meski berada di tengah sungai, pulau ini justru dihuni oleh ratusan monyet ekor panjang. Hutan rimbun dengan pepohonan tinggi menjulang menjadi rumah yang nyaman untuk satwa jenaka tersebut.

Dari pinggir dermaga, Anda akan melihat monyet-monyet yang sedang menunggu wisatawan datang. Memang, biasanya wisatawan yang datang ke sini selalu membawa makanan berupa pisang atau lainnya untuk hewan tesebut. Para monyet pun akan dengan sigap mengambil makanan dari tangan Anda. Monyet-monyet di sini tidak usil, tapi pastikan barang-barang berharga Anda tersimpan dengan benar di dalam tas.

Tingkah jenaka para monyet menjadi suguhan untuk wisatawan. Anda dapat melihat mereka yang sedang memanjat di pohon, menggendong anak, hingga bertengkar satu sama lain. Beberapa monyet pun akan memanjat ke bahu Anda. Akan tetapi, ada baiknya Anda tidak memasuki ke bagian hutan yang lebih dalam. Sebabnya, di sana lebih banyak monyet dan ukurannya pun lebih besar. Hii!

4. Pulau Kalong, NTT


Selain Pulau Rinca dan Pulau Komodo, ada satu lagi pulau di NTT yang dihuni oleh satwa. Terletak sekitar satu jam dari Labuan Bajo, Pulau Kalong menjadi rumah bagi ribuan kalong. Mereka bergelantungan di tiap pohon-pohon di hutan bakaunya dan terbang bersamaan saat hari memasuki malam.

Ups, ternyata wisatawan dilarang masuk ke dalam pulau ini. Sebabnya, Pulau Kalong juga menjadi rumah bagi banyak ular phyton atau sanca. Masyarakat setempat pun tidak ada yang berani masuk ke pulau ini. Meraka percaya, jika sekali masuk ke dalam pulau ini, maka akan sulit untuk keluar kembali.

Meski demikian, pulau ini juga mencuri hati traveler. Pukul 18.00-19.00 WITA adalah waktu yang terbaik untuk berhenti di depan pulaunya. Dari sana, ada ribuan kelelawar yang keluar dari pulaunya untuk menuju Pulau Flores. Pemandangan langit senja berwarna oranye dihiasi oleh kelelawar pun akan membuat siapa saja terkesima. Anda seolah sedang berada di sarang Batman!

5. Pulau Ular, NTB


Sesuai dengan namanya, pulau ini dipenuhi ratusan bahkan ribuan ular laut. Bayangkan saja, di pulau ini masih terdapat ratusan ular yang hidup di alam bebas tanpa pengamanan apapun!

Jangan takut! Konon, ular-ular di pulau ini sangatlah jinak. Tidak pernah sekali pun ada wisatawan yang terluka karena ular-ular di pulau ini. Ular-ular yang mendiami pulau ini sangat unik dan bersahabat dengan wisatawan. Tentu, berwisata ke pulau ini akan sangat menegangkan sekaligus menyenangkan.

Pulau Ular termasuk dalam daerah Pantai Oi Caba, NTB. Pulau ini pun menjadi daya tarik bagi wisatawan. Di sini traveler bisa memegang, berfoto, dan bermain dengan ratusan bahkan ribuan ular yang hidup di pulau ini. Kulitnya yang berwarna putih, perak dan hitam terlihat mengkilap karena tertimpa cahaya matahari. Berani?

Kelima pulau tersebut dapat menjadi destinasi perjalanan Anda selanjutnya. Ada rasa penasaran, eksotisme alam yang masih perawan, hingga jantung yang berdetak kencang saat melihat satwa tersebut dari dekat.

5 Merek Barang Konsumsi Paling Populer di Indonesia

Sebuah perusahaan riset pemasaran untuk produk konsumen yang cepat bergerak (fast moving consumer goods), Kantar Worldpanel, baru saja merilis peringkat merek-merek paling populer di seluruh dunia. Secara spesifik, Kantar Worldpanel juga melakukan riset di Indonesia.

Di jajaran dunia, Coca Cola menjadi merek yang paling dicari. Coca Cola terbukti dibeli oleh 44 persen konsumen dunia dengan frekuensi 15 kali dalam setahun. Artinya, Coca Cola dibeli 5,3 miliar kali dalam setahun.

Posisi kedua adalah produk pasta gigi Colgate yang dibeli oleh lebih dari setengah konsumen di dunia atau 65 persen.

Lalu, bagaimana di Indonesia? Berikut lima produk konsumen yang paling banyak dibeli oleh konsumen di Indonesia.

1. Sedaap


Produk Sedaap secara mengejutkan menjadi produk yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat selama setahun. Hasil survei Kantar Worldpanel menunjukkan bahwa produk mi instan Sedaap dan produk kecap pernah dibeli oleh hampir seluruh penduduk Indonesia.

Dalam survei tersebut, rata-rata pembelian untuk produk ini adalah 54 kali setahun. Terdapat 2,6 juta penduduk Indonesia pernah membeli Sedaap dalam setahun.

Produk Sedaap ini mulai masuk pasar pada tahun 2003 dengan produk perdana berupa mi instan. Produk jebolan Wings Food ini dengan berani menantang pemain lama di pasar mi instan, Indomie. Seiring dengan berjalannya waktu, Sedaap juga mengeluarkan produk lain yaitu kecap Sedaap.

2. Indomie


Produk jebolan Indofood ini ternyata menempati peringkat kedua. Dengan penetrasi pasar 96 persen, Indomie rata-rata dibeli 43 kali dalam setahun. Terdapat sekitar dua juta penduduk Indonesia yang membeli Indomie pada tahun 2012.

Indomie merupakan pemain paling lama untuk produk mi instan. Dimulai produksi pada tahun 1970 melalui keluarga Salim, kini Indomie sudah memperluas keterjangkauan pasarnya hingga seluruh dunia.

Beberapa negara yang menjadi pasar Indomie antara lain adalah Malaysia, Arab Saudi, Nigeria, China, Jepang, dan Amerika Serikat.

3. Masako


Peringkat ketiga diduduki oleh bumbu penyedap rasa yang diproduksi oleh Ajinomoto, Masako. Bumbu ini tercatat dibeli sebanyak 31 kali dalam setahun. Sementara untuk penetrasi pasarnya adalah 87 persen dengan konsumen 1,3 juta.

Masako adalah salah satu bumbu yang berasal dari Jepang yang diproduksi oleh Ajinomoto. Di Indonesia sendiri, Ajinomoto telah masuk ke dalam pasar makanan sejak 40 tahun yang lalu.Â

Masako ini diklaim tidak membahayakan kesehatan serta telah memiliki sertifikat Halal dari MUI.

4. ABC Santos


Kecenderungan penduduk Indonesia untuk membeli barang yang serba instan tercermin pada produk paling populer keempat ini. Kopi ABC yang dikeluarkan oleh PT Santos Jaya Abadi ini digemari oleh penduduk Indonesia.

Dalam setahun, konsumen Indonesia membeli kopi ABC sebanyak 31 kali. Dengan penetrasi pasar 72 persen, terdapat 1,1 juta konsumen yang menikmati kopi instan ini.

Santos adalah salah satu produsen kopi tertua di Indonesia yaitu dibangun pada 1927 di Surabaya. Pada tahun 1979, perusahaan tersebut resmi tercatat sebagai PT Santos Jaya Abadi yang terletak di Sidoarjo.

5. Royco


Satu lagi produk penyedap rasa yang digemari oleh masyarakat Indonesia, Royco. Menurut survei Kantar Worldpanel, dalam setahun, masyarakat Indonesia membeli Royco sebanyak 24 kali. Dengan penetrasi pasar 89 persen, terdapat 1 juta konsumen yang menikmati bumbu instan ini.

Produk keluaran Unilever ini pertama kali diperkenalkan kepada konsumen di tahun 1972. Royco selama ini telah bersaing dengan penyedap-penyedap lain seperti Masako.

Jumat, 26 April 2013

8 Pemain Sepak Bola Top Dunia yang Main Iklan Produk Indonesia

Di era globalisasi, dunia bisnis semakin mudah memanfaatkan kemajuan teknologi informasi sebagai bagian dari strategi promosi untuk memperkenalkan produk barang atau jasa yang ingin dijual ke masyarakat. Strategi promosi yang unik dan efektif, menjadi stimulus yang akan mempengaruhi perilaku konsumen atau masyarakat untuk membeli produk yang ditawarkan.

Tidak heran jika iklan atau promosi menjadi salah satu ujung tombak yang bisa mendongkrak penjualan. Ruang untuk beriklan pun kini semakin banyak. Tidak hanya di ruang publik seperti jalan-jalan raya, tapi juga di media yang cakupannya tentu lebih luas.

Pelaku bisnis pun berlomba-lomba menampilkan iklan terbaiknya untuk menarik perhatian konsumen. Beragam cara dilakukan demi menghasilkan iklan terbaik. Termasuk menyiapkan dana segar dalam jumlah besar untuk kebutuhan pembuatan iklan.

Jor-joran anggaran saja tidak cukup. Untuk mengemas sebuah iklan agar menarik, pelaku bisnis tidak segan-segan menggunakan endorser atau bintang iklan yang nantinya menjadi ikon yang ditampilkan di masyarakat.

Pemilihan bintang iklan juga tidak sembarangan. Peran bintang iklan cukup besar untuk mempengaruhi konsumen. Berangkat dari hal itu, perusahaan rela menampilkan bintang top dan terkenal untuk brand image produk yang ditawarkan. Tidak hanya artis atau bintang film ternama, wajah pemain sepak bola top dunia pun mulai marak menghiasi iklan produk yang ditawarkan ke konsumen.

Tentu saja pesepakbola yang dipilih untuk membintangi iklan bukan pesepakbola sembarangan. Minimal, cukup dikenal publik se-antero dunia karena ketangkasannya, teknik bermainnya, hingga pertimbangan ketampanannya agar semakin menarik.

Pemain-pemain sepak bola top dunia kini tidak lagi beraksi di lapangan hijau, tapi di depan kamera. Wajah pesepakbola dunia tidak hanya terpampang di produk perusahaan internasional. Perusahaan Indonesia pun berani menghadirkan pemain sepak bola top dunia untuk menjadi endorser bagi produk yang ditawarkan ke masyarakat.

Berikut sebagian pemain sepak bola top dunia yang menjadi bintang iklan produk Indonesia.

1. Alessandro Del Piero


Dunia sepak bola pasti mengenal sosok pemain yang satu ini. Dia adalah Alessandro Del Piero. Mantan kapten tim asal Italia Juventus ini termasuk sejarah hidup sepak bola dunia.

Produk minuman energi Extra Joss memilihnya menjadi bintang iklan. Pada pesta Piala Dunia 2002, Extra Joss mengundang kapten tim nasional Italia itu menjadi bintang iklannya dan meningkatkan brand image Extra Joss ke taraf internasional.

2. Cristiano Ronaldo


Nama Cristiano Ronaldo tentu tidak asing lagi di jagat sepak bola dunia. Pemain Real Madrid tersebut tidak hanya terkenal akan kelihaiannya mengolah si kulit bundar, tapi juga dikenal karena ketampanannya. Tidak salah jika banyak produk yang mendaulat pemain tim nasional Portugal tersebut sebagai bintang iklan.

Termasuk menjadi bintang iklan minuman energi Extra Joss. Di iklan tersebut, Ronaldo bermain bola api bersama masyarakat Bali.

3. Luis Figo


Aksi produsen Kacang Dua Kelinci cukup mengejutkan ketika menyatakan diri sebagai official partner klub papan atas Liga Spanyol Real Madrid. Sebagai sponsor resmi, Kacang Dua Kelinci mencoba menarik perhatian publik dengan iklan-iklan dengan lakon utama punggawa Real Madrid.

Salah satunya adalah Luis Figo. Dalam iklan tersebut, Luis Figo terlibat permainan sepak bola dengan anak-anak Indonesia. Mantan kapten tim nasional Portugal ini juga sempat datang ke Indonesia sebagai bagian dari promosi untuk produk kacang dua kelinci.

4. Xabi Alonso


Punggawa Real Madrid lain yang menjadi bintang iklan untuk Kacang Dua kelinci adalah Xabi Alonso. Iklan berdurasi kurang dari 1 menit tersebut menampilkan aksi punggawa tim nasional Spanyol yang tengah menyaksikan gelaran adat Jawa Timur yakni Reog Ponorogo.

Di tengah iklan, Xabi Alonso menunjukkan kebolehannya memainkan si kulit bundar.

5. Cesc Fabregas


Pemain tim nasional spanyol yang juga menjadi bintang iklan produk Indonesia adalah Cesc Fabregas. Mantan kapten klub Sepak Bola Arsenal itu menjadi bintang iklan salah satu biskuit.

Di iklan tersebut, Cesc juga terlibat permainan sepak bola bersama anak-anak Indonesia. Sebagai bagian dari promosi, Biskuat mendatangkan Cesc ke Jakarta dan sempat menggelar pertandingan di Gelora Bung Karno.

6. Fernando Torres


Nama Fernando Torres cukup terkenal di kancah sepak bola Inggris. Kejeniusannya memainkan si kulit bundar membawa Torres menjadi salah satu aktor lapangan hijau paling dikenal di jagat sepak bola dunia.

Sebagai sponsor Liga Inggris, Gudang Garam menampilkan beberapa pemain top Liga Inggris untuk menjadi bintang iklan. Salah satunya Torres.

Dalam iklan berdurasi 1 menit Torres digambarkan terlibat permainan sepak bola dengan pemain top lainnya di tengah guyuran hujan.

7. Rio Ferdinand


Bintang sepak bola dunia lain yang juga menjadi bintang iklan Gudang Garam Internasional adalah Rio Ferdinand. Punggawa Manchester United ini menjadi ikon untuk iklan rokok tersebut.

Dalam iklan berdurasi kurang dari 1 menit tersebut, menampilkan Rio yang berjalan di tengah lapangan hijau dengan latar belakang sebuah sepak bola yang menggambarkan aksi diving.

8. Paolo Maldini


Legenda hidup sepak bola yang satu ini cukup dikenal di jagat sepak bola dunia. Dia adalah mantan kapten tim Ac Milan, yakni Paolo Maldini.

Maldini menjadi bintang iklan sebuah rokok yang menjadi sponsor Liga Italia.

Dalam iklan berdurasi 1 menit tersebut, menggambarkan Maldini yang ditantang pemain basket profesional. Maldini gagal memasukkan bola ke dalam keranjang layaknya pemain basket. Tapi dia justru memukau ketika berhasil memasukkan bola menggunakan kakinya.

5 Karya anak bangsa yang mengangkasa

Bisnis PT Dirgantara Indonesia (DI) kembali menggeliat. Kementerian Perindustrian menyebutkan, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang sempat hampir bangkrut itu kini mendapat banyak pesanan suku cadang, maupun pesawat dari luar negeri.

Menteri Perindustrian, MS Hidayat, berjanji memberi dukungan penuh dalam pengembangan kinerja PT DI di tengah banjir order saat ini. Hidayat juga mendengar BUMN yang berlokasi di Bandung ini tengah mengembangkan pesawat kapasitas 19 penumpang berkode N 219.

Kemenperin bakal mendukung risetnya melalui skema pendanaan Badan Pengembangan dan Pengkajian Teknologi (BPPT). "Kita bekerja sama dengan BPPT mengajukan anggaran kepada pemerintah dan disalurkan nantinya oleh BPPT," ungkap Hidayat.

Tahun lalu, PT DI mendapatkan kontrak pembuatan sayap pesawat dan helikopter. Perusahaan pelat merah itu juga menjual komponen dan menawarkan jasa perbaikan pesawat dengan memberi pemasukan Rp 2,9 triliun.

Soal bantuan dana ke PT DI, Hidayat enggan mengungkapkan besarannya. "Tidak bisa saya buka, takut meleset," katanya.

Indonesia bisa dibilang bukan pemain baru dalam industri produksi pesawat terbang. Melalui PT DI, putra putri bangsa telah mengembangkan dan memproduksi beberapa burung besi ini.

Pesawat angkut komersil maupun militer berkecepatan rendah hingga sedang telah berhasil ditelurkan oleh insinyur kita. Saat ini pun pemerintah tengah bekerjasama dengan Pemerintah Korea Selatan untuk mengembangkan pesawat tempur atau pesawat dengan kecepatan tinggi.

Pesawat jet tempur KFX milik Korsel akan menjadi subjek pengembangan. Alih teknologi menjadi tujuan dari kerjasama ini.

Diharapkan di kemudian hari Indonesia mampu memproduksi pesawat tempur sendiri. Kerjasama ini dimulai pada 2010 dan diperkirakan pada 2020 sudah ada regenerasi pesawat tempur untuk kedua pihak.

Untuk saat ini, merdeka.com mencoba mengulas beberapa pesawat terbang angkut terlebih dahulu yang berhasil diproduksi oleh anak Indonesia.

1. Pesawat N-2130


Pesawat ini merupakan hasil asli PT DI. Pesawat ini berkapasitas 80 sampai 130 penumpang dengan jeroan jet komuter. Menggunakan kode N yang berarti Nusantara menunjukkan bahwa desain, produksi dan perhitungannya dikerjakan di Indonesia.

Dahulu, Presiden Soeharto berencana menjadikan proyek N-2130 sebagai proyek nasional. Perusahaan PT Dua Satu Tiga Puluh (PT DSTP) dibentuk untuk melaksanakan proyek besar ini.

Saat badai krisis moneter 1997 menerpa Indonesia proyek ini mulai limbung. Setahun kemudian akibat adanya ketidakstabilan politik dan penyimpangan pendanaan, mayoritas pemegang saham melalui RUPSLB (Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa) meminta PT DSTP untuk melikuidasi diri.

Imbasnya proyek N-2130 menjadi terbengkalai. Pasalnya, pemerintah harus menghentikan bantuan kepada PT DI sebagai bagian kesepakatan dengan Dana Moneter Internasional (IMF).

Untuk preliminary design atau disain awal pesawat ini, PT DI telah mengeluarkan dana lebih dari USD 70 juta. Sesuai keputusan RUPSLB, dana bagi ini selanjutnya dianggap sunk-cost.

Pesawat ini mirip dengan pesawat terbang yang dikembangkan perusahaan Brasil, Embraer. Namun ketika Embraer sekarang ini menghasilkan pesawat Embraer Regional Jet (ERJ) yang banyak digunakan perusahaan penerbangan Amerika Serikat (AS), terutama untuk shuttle flight pada jalur-jalur padat Boston, New York, Washington DC, dan Miami justru N-2130 terseok-seok pengembangannya.

2. Pesawat N-250


N-250 adalah pesawat regional komuter turboprop rancangan asli PT Dirgantara Indonesia (DI). Pesawat ini diberi nama gatotkoco (Gatotkaca).

Prototipe pesawat N250 pernah terbang menuju Le Bourget Perancis untuk mengikuti Paris Air Show. Penampilan perdana pesawat N250 tersebut mengejutkan para produsen pesaingnya karena merupakan pesawat yang menggunakan teknologi fly by wire yang pertama di kelasnya.

Pesawat ini merupakan primadona PT DI dalam usaha merebut pasar di kelas 50 sampai 70 penumpang. Pesawat ini dihentikan produksinya setelah krisis ekonomi 1997.

Rencananya program N-250 akan dibangun kembali oleh B.J. Habibie setelah mendapatkan persetujuan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan perubahan di Indonesia yang dianggap demokratis.

B.J. Habibie melihat penghidupan kembali produksi pesawat itu berpotensi untuk berkembang karena salah satu pesawat saingannya Fokker F-50 sudah tidak diproduksi lagi karena perusahaan industrinya, Fokker Aviation di Belanda dinyatakan gulung tikar pada tahun 1996.

Pesawat ini menggunakan mesin turboprop 2439 KW dari Allison AE 2100 C buatan perusahaan Allison. Pesawat berbaling baling 6 bilah ini mampu terbang dengan kecepatan maksimal 610 km/jam (330 mil/jam) dan kecepatan ekonomis 555 km/jam yang merupakan kecepatan tertinggi di kelas turboprop 50 penumpang. Ketinggian operasi 25.000 kaki (7620 meter) dengan daya jelajah 1480 km.

3. Pesawat CN-235


CN-235 adalah sebuah pesawat angkut jarak sedang dengan mesin turboprop kelas menengah bermesin dua. Pesawat ini dirancang bersama antara PT DI dan CASA Spanyol sebagai pesawat terbang regional dan angkut militer.

Kerja sama kedua negara dimulai sejak tahun 1980 dan purwarupa milik Spanyol pertama kali terbang pada tanggal 11 November 1983, sedangkan purwarupa milik Indonesia terbang pertama kali pada tanggal 30 Desember 1983. Produksi di kedua negara di mulai pada tanggal Desember 1986.

Beberapa versi militer CN 235 banyak diminati dan diekspor ke negara lain. Tercatat 22 negara menjadi tujuan ekspor pesawat ini. Negara tersebut di antaranya Amerika Serikat, Arab Saudi, Korea Selatan, Malaysia, Prancis, Spanyol, Turki dan masih banyak lagi.

Australia, Singapura dan Malaysia diam-diam terpukau pada kehebatan insinyur Tanah Air dan mulai mencermati pengembangan pesawat ini lebih jauh dari CN 235 MPA (Maritime Patrol Aircraft) atau versi Militer.

Turki dan Korsel adalah pemakai setia CN 235 MPA terutama versi militer sebagai yang terbaik di kelasnya di dunia. Inovasi 40 insinyur-insinyur Indonesia pada CN 235 MPA ini adalah penambahan persenjataan lengkap seperti rudal dan teknologi radar yang dapat mendeteksi dan melumpuhkan kapal selam.

Pengembangan pesawat ini harus terhenti pada saat krisis moneter. Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF) menilai pesawat ini terlalu mahal dan menyedot investasi.

4. Pesawat N-219


N-219 adalah pesawat generasi baru, yang dirancang oleh Dirgantara Indonesia (PT DI). N-219 menggabungkan teknologi sistem pesawat yang paling modern dan canggih dengan mencoba dan terbukti semua logam konstruksi pesawat terbang.

N-219 memiliki volume kabin terbesar di kelasnya dan pintu fleksibel efisiensi sistem yang akan digunakan dalam misi multi transportasi penumpang dan kargo. N-219 adalah pesawat multi fungsi bermesin dua. Pesawat ini terbuat dari logam dan dirancang untuk mengangkut penumpang maupun kargo.

Sebelum memasuki serial production, PT DI terlebih dahulu akan membuat dua unit purwarupa untuk uji terbang serta satu unit purwarupa untuk tes statis pada tahun 2012. Program pembuatan purwarupa sendiri direncanakan memakan waktu selama dua tahun dengan pengalokasian dana yang dibutuhkan sebesar Rp 300 miliar.

Spesifikasi pesawat N219 dirancang sesuai dengan kondisi geografis Indonesia. Pesawat ini mampu mendarat di landasan yang pendek sehingga bisa diaplikasikan di wilayah terpencil dengan lahan terbatas.

Pesawat N219 memiliki potensi besar untuk dipasarkan ke daerah-daerah seperti Sumatera dan Papua. Pesawat ini juga ditargetkan bisa dipasarkan ke negara lain yang masih membutuhkan, misalnya negara-negara di Afrika.

Pembuatan pesawat ini mengharuskan para pemerintah daerah yang akan menggunakan jasanya merogoh kocek sekitar Rp 1 triliun. Angka ini terbilang kecil untuk biaya pengembangan suatu pesawat.

5. Pesawat NC-212


NC-212 Aviocar adalah sebuah pesawat berukuran sedang bermesin turboprop yang dirancang dan diproduksi di Spanyol untuk kegunaan sipil dan militer. Pesawat jenis ini juga telah diproduksi di Indonesia di bawah lisensi oleh PT Dirgantara Indonesia (DI).

Pada Januari 2008, EADS CASA memutuskan untuk memindahkan seluruh fasilitas produksi C-212 ke PT DI di Bandung. PT DI adalah satu-satunya perusahaan pesawat yang mempunyai lisensi untuk membuat pesawat jenis ini di luar pabrik pembuat utamanya.

Pesawat Casa NC 212-200 yang digunakan dalam operasional hujan buatan dilengkapi dengan Weather Radar (Radar Cuaca) dan Global Positioning System (GPS). Ketika maskapai penerbangan sipil melihat keberhasilan tipe ini pada operasi militer, CASA membuat versi komersial sipil yang dikirim pertama kali pada bulan Juli 1975.

Sampai 2006 masih tercatat beberapa pesawat ini masih operasional di seluruh dunia termasuk Merpati Nusantara Airlines untuk jalur perintis di Timur Indonesia.